bt_bb_section_bottom_section_coverage_image

5 Penyakit Kucing Persia dan Obat yang cocok agar Cepat Sehat!

March 14, 2023by HEWANIA0

Persia merupakan salah satu tipe kucing yang sering dipelihara oleh manusia. Bulunya yang lembut dan tebal merupakan salah satu alasan mengapa kucing Persia bisa dengan mudah memikat hati manusia. Bagi kamu yang ingin memeliharanya, baiknya cari tahu juga mengenai apa saja penyakit kucing Persia dan obatnya, agar nantinya tidak bingung saat kucing jatuh sakit.

1. Trichobezoar

Kucing Persia dikenal akan bulunya yang tebal dan panjang dibandingkan dengan beberapa jenis kucing lainnya. Kondisi bulu yang seperti itu membuat kucing Persia lebih berisiko menderita penyakit trichobezoar. Trichobezoar merupakan penyakit yang ditandai dengan terbentuknya hairball atau bola dari rambut-rambut mati yang dijilat oleh kucing pada lambung dan saluran pencernaannya.

Saat kucing Persia menderita trichobezoar ini, salah satu gejala yang ditunjukkannya adalah memuntahkan hairball tersebut. Pada beberapa kondisi, hairball yang masih berada dalam tubuh kucing memicu nyeri pada perut dan mengurangi pergerakan usus. Pengobatan untuk trichobezoar ini biasanya dilakukan dengan melakukan pembedahan untuk mengeluarkan hairball tersebut.

2. Polycystic Kidney Disease

Penyakit yang selanjutnya yang rentan diderita oleh kucing Persia adalah polycystic kidney disease (PKD). PKD merupakan kondisi yang diwariskan secara genetik pada kucing, di mana memicu terbentuknya beberapa kista atau kantong cairan sekaligus pada ginjal kucing. Seiring dengan berjalannya waktu, kista pun jadi makin besar sehingga berujung pada gagal ginjal.

Kasus PKD paling banyak ditemukan pada kucing jenis Persia. Makanya, begitu disarankan untuk melakukan pemeriksaan sedari awal pada kucing Persia, untuk mengetahui adanya gen yang membawa penyakit PKD ini pada kucing tersebut. Makanan khusus, terapi cairan, serta obat-obatan biasanya diberikan untuk mengatasi gejala yang ditimbulkan oleh PKD tersebut.

3. Masalah Pernapasan

Fitur wajahnya yang ditandai dengan wajah yang datar, hidung yang kecil, dan mata yang bulat besar, merupakan salah satu faktor yang membuat kucing Persia begitu diminati. Sayangnya, fitur wajahnya ini pula yang membuatnya rentan mengalami masalah atau gangguan kesehatan, salah satunya yaitu masalah atau gangguan pernapasan.

Hidungnya yang berukuran kecil menyebabkan rongga hidungnya berbentuk sangat pendek dan sangat sensitif akan kondisi dingin, panas, lembab, dan kering. Hal inilah yang kemudian mengganggu keefektifan sistem pernapasannya. Alhasil, kucing Persia pun begitu rentan mengalami masalah pernapasan, yang kemudian membuatnya juga jadi tidak aktif seperti kucing lainnya.

Pada kondisi di  mana terganggunya pernapasan kucing Persia akibat kondisi hidungnya, salah satu bentuk penanganan yang dihadirkan adalah pembedahan untuk memperlebar lubang hidung yang sempit, memperpendek langit-langit yang terlalu panjang, dan tonsilektomi. Jenis penanganan atau pengobatan yang diberikan akan disesuaikan oleh dokter hewan dengan tingkat keparahannya.

4. Hypertrophic Cardiomyopathy 

Gangguan pernapasan yang kerap dialami oleh kucing Persia, membuatnya berisiko mengalami gangguan jantung di kemudian hari. Jika kucing Persia juga mengalami obesitas, maka risikonya juga akan makin meningkat. Gangguan jantung yang biasanya diderita oleh kucing Persia ini adalah hypertrophic cardiomyopathy.

Hypertrophic cardiomyopathy merujuk pada penebalan otot jantung, khususnya di bilik yang menjadi pemompa utama, yakni bilik kiri. Kondisi ini bisa berujung pada gagal jantung kongestif, hingga kematian mendadak pada kucing yang sudah parah kondisinya. Salah satu bentuk pengobatan untuk penyakit ini adalah pemberian obat yang disebut penghambat beta atau beta-blockers. 

5. Entropion 

Entropion merupakan salah satu masalah mata yang kerap dialami oleh kucing Persia. Penyakit ini ditandai dengan pergerakan kelopak mata atas atau bawah yang abnormal alias mengarah ke dalam, yang kemudian memicu friksi yang terasa sakit pada permukaan bola mata. Entropion terutama sekali menyebabkan iritasi pada kornea mata kucing Persia.

Kucing yang menderita entropion biasanya menunjukkan gejala seperti menyipitkan matanya, menggaruk mata, kelopak mata yang bengkak, mata yang memerah, keluarnya cairan dari hidung, kotoran mata, hingga konjungtiva. Pengobatan untuk entropion akan bergantung pada penyebabnya, salah satunya dalam bentuk pemberian antibiotik, baik topikal maupun disuntikkan.

Sebagai pemilik kucing Persia, sudah seharusnya kamu memperkaya diri dengan informasi mengenai penyakit kucing Persia dan obatnya. Dengan mengetahui informasi seputar penyakitnya tersebut, akan lebih mudah untuk kamu mengenali penyakit tersebut dari gejalanya. Alhasil, pengobatan agar kucing Persia cepat sembuh juga akan bisa lebih cepat didapatkan.

Ingin konsultasi keluhan kucing kesayangan anda dengan dokter hewan terpercaya? Langsung download Aplikasi Hewania atau konsultasi di Web Hewania sekarang juga!

Konsultasi Dokter Hewan Online

Sumber:

Jones, Lauren. (2022, April 20). Entropion in Cats. PetMD. Diakses pada tanggal 8 Maret 2023 melalui https://www.petmd.com/cat/conditions/eyes/c_ct_entropion

Medvet’s Cardiology Team. (2016, Desember 02). Cardiomyopathy (HCM). MedVet. Diakses pada tanggal 8 Maret 2023 melalui https://www.medvetforpets.com/feline-hypertrophic-cardiomyopathy-hcm/

Ward, Ernest. Polycystic Kidney Disease in Cats. VCA Animal Hospitals. Diakses pada tanggal 8 Maret 2023 melalui https://vcahospitals.com/know-your-pet/kidney-disease-polycystic-kidney-disease-in-cats

Barnette, Catherine. Trichobezoars (Hairballs) in Cats. VCA Animal Hospitals. Diakses pada tanggal 8 Maret 2023 melalui https://vcahospitals.com/know-your-pet/trichobezoars-in-cats

Findlay, Sonia. (2022, Juli 26). What to Know About the Persian Cat. WebMD. Diakses pada tanggal 8 Maret 2023 melalui https://pets.webmd.com/cats/what-to-know-about-persian-cats

Turner, Josie F. (2018, September 02). Common Diseases of Persian Cats. Animal Wised. Diakses pada tanggal 8 Maret 2023 melalui https://www.animalwised.com/common-diseases-of-persian-cats-738.html

Writer: drh. Carene Naomi

Leave a Reply

hewania
appstore
playstore
Hewania Head Office

PT Hewania Solusi Digital

Boulevard Elang Laut Blok D 50, Jl. Pantai Indah Selatan, Penjaringan, Jakarta Utara 14470
+62 812 3000 9607
Anda Dokter Hewan?

Mari Berkolaborasi Mengedukasi Masyarakat Indonesia tentang Kesehatan Hewan!

Daftar Sekarang!