bt_bb_section_bottom_section_coverage_image

Kulit Anjing Jamuran? Yuk Ketahui Jenis hingga Cara Mengobatinya!

Hewanians, kamu mungkin sudah familiar dengan kulit anjing jamuran. Bahkan beberapa dari kalian mungkin sudah beberapa kali mengalami hal ini. Meski penyakit jamur adalah penyakit yang umum, namun untuk mengetahui jika anjing kamu mengalami hal ini agak sedikit tricky.

Salah satu gejala umum kulit anjing jamuran, yaitu gatal-gatal, seringkali dianggap sebagai akibat dari infeksi parasit caplak ataupun kulit kering. Hal inilah yang terkadang menyebabkan banyak pawrents banyak salah mempersepsikan jamuran pada kulit anjing dan penyakit lainnya.

Buat Hewanians yang sedang mengalami kulit anjing jamuran dan ingin belajar lebih lengkap soal penyakit ini, yuk baca artikel di bawah ini sampai habis!

Baca juga: 4 Kondisi yang Dapat Menyebabkan Penyakit Kulit pada Anjing

Apa Itu Jamuran pada Anjing?

Infeksi jamur pada anjing merupakan sebuah infeksi yang disebabkan oleh berbagai jenis jamur. Karena dapat disebabkan oleh berbagai jenis jamur, infeksi ini bisa dibagi menjadi beberapa kelompok.

Penyakit ini terjadi ketika spora jamur bersentuhan dengan anjing kamu. Biasanya, hal ini terjadi melalui inhalasi ke dalam sistem pernafasan anjing lalu melalui kulitnya.

Jamuran pada anjing tak hanya bisa menyerang kulit anjing kamu saja loh, tapi juga dapat mempengaruhi organ dalam tubuh anjing kamu.

Kenapa Kulit Anjing Jamuran?

Menurut vscot, infeksi jamur pada anjing dapat dibagi menjadi dua tipe, yaitu infeksi sistemik atau infeksi lokal.

Pada infeksi yang sistemik, infeksi jamur mempengaruhi sistem tubuh utama anjing. Lalu, pada infeksi lokal, biasanya hanya terlihat pada kulit anjing. 

Nah, karena Hewania sedang membahas soal kulit anjing jamuran, mari mengetahui lebih dalam soal infeksi jamur lokal yang terjadi pada anjing. Simak pembahasannya di poin selanjutnya!

Baca juga: Kulit Anjing Merah dan Gatal. Apa Artinya?

Infeksi Jamur Lokal pada Anjing

Ada dua jenis paling umum dari infeksi jamur lokal yang biasa terjadi pada anjing, yaitu:

Kurap

Ringworm, atau familiar dengan sebutan kurap, disebabkan oleh kumpulan jamur patogen. Kurap pada anjing merupakan penyakit yang sangat menular loh. Tak hanya itu, kurap juga zoonosis, atau penyakit yang bisa menular dari hewan ke manusia dan sebaliknya!

Penyebaran kurap yang cepat ini bisa terjadi saat kontak langsung anjing dengan hewan lain, manusia, hingga benda rumah yang terinfeksi seperti tempat tidur, sofa, sikat, hingga bantal. 

Ringworm pada anjing dapat menimbulkan berbagai gejala umum seperti:

  • Bulu rontok
  • Gatal-gatal (biasanya berlebihan)
  • Kulit anjing terasa bersisik atau berkerak
  • Hingga kuku anjing menjadi rapuh

Karena penyebarannya yang cepat ini, diagnosis dini kurap pada anjing adalah langkah yang sangat tepat untuk kamu lakukan.

Dermatitis Jamur

Sering disebut dengan dermatitis ragi, dermatitis jamur disebabkan oleh jamur malassezia pachydermatis. Terdapat berbagai gejala yang muncul pada dermatitis jamur yaitu:

  • Kulit yang berkerak atau mengelupas (terutama terjadi di sekitaran kuku, lipatan kulit seperti ketiak, hingga anus)
  • Gatal-gatal yang ekstrim
  • Infeksi telinga (meskipun jarang terjadi)

Cara Mengobati Jamur pada Kulit Anjing

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, infeksi jamur yang menyerang kulit anjing adalah infeksi jamur lokal. Nah, karena ada dua jenis infeksi jamur lokal, maka cara mengobati jamur pada kulit anjing bisa dilakukan dengan berbeda, tergantung dari penyebabnya.

Berikut cara mengobati jamur pada kulit anjing berdasarkan penyebabnya:

Kurap

Jika anjing kamu didiagnosis dengan kurap, maka pengobatan akan tergantung pada tingkat keparahannya. 

Meski begitu, cara paling umum untuk mengobati kurap pada anjing adalah dengan menggunakan kombinasi terapi topikal (aplikasi krim, salep, atau sampo) dan terapi sistemik (pemberian obat antijamur melalui mulut). 

Selain itu, agar pengobatan berjalan semakin efektif, semua pencemaran lingkungan harus dihilangkan.

Dermatitis Jamur

Dermatitis jamur dapat diobati dengan kombinasi pemberian antibiotik, bersama dengan perawatan antijamur topikal seperti sampo atau salep telinga. 

Perawatan dermatitis jamur merupakan usaha jangka panjang. Apalagi jika anjing memiliki masalah kesehatan mendasar seperti sistem kekebalan yang terganggu atau alergi, penyakit ini bisa sangat sulit untuk diobati. 

Dalam beberapa kasus, anjing akan mengalami infeksi jamur atau bakteri kulit sekunder yang berulang bersamaan dengan alergi kulit yang parah. Jika hal ini terjadi, dokter hewan nantinya akan mengembangkan rencana perawatan khusus bagi anjing kesayangan kamu.

Baca juga: 3 Parasit Kulit pada Anjing: Gejala dan Pengobatannya

Kesimpulan

Infeksi jamur pada anjing merupakan masalah kesehatan serius yang harus mendapatkan pengobatan dari dokter hewan. 

Oleh karena itu, kamu wajib mengkonsultasikan masalah kulit anjing jamuran ini dengan dokter hewan di Hewania secara online. Tersedia berbagai pilihan dokter yang bisa kamu pilih. Selain itu, kamu juga bisa memilih jadwal konsultasi secara fleksibel.

Writer: Galih Primananda Mulyana

Leave a Reply

hewania
appstore
playstore
Hewania Head Office

PT Hewania Solusi Digital

Boulevard Elang Laut Blok D 50, Jl. Pantai Indah Selatan, Penjaringan, Jakarta Utara 14470
+62 812 3000 9607
Anda Dokter Hewan?

Mari Berkolaborasi Mengedukasi Masyarakat Indonesia tentang Kesehatan Hewan!

Daftar Sekarang!