bt_bb_section_bottom_section_coverage_image

KucingKesehatan4 Cara Mengatasi Anak Kucing Hiperaktif. Yuk Simak!

Januari 10, 2023by HEWANIA0

Hewanians, seekor anak kucing bisa dibilang hiperaktif apabila mereka sangat aktif dan cenderung sulit untuk diam. Mereka mungkin sering berlari-lari dan melompat di sekitar rumah, merengek atau meong dengan keras, dan mengejar segala hal yang mereka temukan.

Meski secara umum tidak masalah, namun anak kucing hiperaktif juga dapat menjadi kurang responsif terhadap perintah dan sangat sulit untuk diajak bermain yang santai.

Seiring bertambahnya usia, koordinasi dan tingkat energi mereka akan meningkat dan kamu akan melihat mereka melompat, mengejar barang, dan dengan main-main menyerang pemiliknya seperti dilansir dari Pet MD.

Penyebab Anak Kucing Hiperaktif

Terdapat beberapa penyebab kenapa anak kucing hiperaktif. Diantaranya adalah:

  • Kelelahan: Anak kucing yang tidak cukup tidur atau tidak dapat beristirahat dengan baik dapat menjadi hiperaktif.
  • Kurangnya aktivitas: Anak kucing yang tidak diberikan cukup waktu untuk bermain dan beraktivitas dapat menjadi hiperaktif.
  • Kurangnya interaksi: Anak kucing yang kurang diinteraksi dengan orang atau hewan lain dapat menjadi hiperaktif.

4 Cara Mengatasi Anak Kucing yang Hiperaktif

Beberapa cara untuk mengatasi anak kucing hiperaktif antara lain:

  1. Memberikan anak kucing cukup waktu untuk beristirahat dan tidur

2. Memberikan anak kucing cukup waktu untuk bermain dan beraktivitas

3. Mendapatkan interaksi dengan anak kucing, seperti melakukan permainan yang menantang secara mental dan fisik.

4. Menyediakan mainan yang dapat diisi dengan makanan, seperti puzzle feeder, yang dapat membantu mengisi waktu anak kucing dan membuat mereka merasa lebih puas

Jika kamu masih kesulitan mengatasi anak kucing hiperaktif, sebaiknya kamu berkonsultasi dengan dokter hewan atau ahli comportmen untuk memberikan saran yang tepat.

Apakah Hiperaktif pada Anak Kucing Berbahaya?

Hiperaktifitas pada anak kucing biasanya tidak dianggap sebagai kondisi yang berbahaya dalam konteks kesehatan fisik, tetapi dapat menjadi masalah dalam konteks tingkah laku. Anak kucing yang hiperaktif dapat menjadi lebih sulit untuk diatur dan diajak bermain yang santai, mereka juga dapat merengek atau meong dengan keras sehingga mengganggu kegiatan di dalam rumah atau saat kamu tengah tidur malam.

Anak kucing yang hiperaktif juga dapat menjadi lebih agresif, yang dapat menyebabkan masalah saat hewan tersebut tumbuh dewasa. Selain itu, kucing yang hiperaktif dapat merusak barang-barang di rumah, karena mereka sering melempar atau menjilat barang-barang.

Oleh karena itu, sebagai pemilik kucing, perlu untuk memastikan bahwa anak kucing mendapatkan cukup waktu untuk beristirahat dan tidur, aktivitas yang cukup, interaksi dengan orang dan hewan lain, dan juga diberikan perawatan yang sesuai. 

Namun jika kamu masih mengalami kesulitan dalam mengatasi masalah ini, kamu dapat berkonsultasi dengan dokter hewan.

Cara Mengajak Main Anak Kucing yang Hiperaktif

Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengajak main anak kucing yang hiperaktif antara lain:

  • Memberikan mainan yang menantang: Anak kucing yang hiperaktif akan merasa lebih puas jika mereka dapat mengejar dan menangkap mainan yang menantang. Kamu bisa menggunakan beberapa mainan seperti laser pointer, mainan beroda, atau mainan yang dapat diisi dengan makanan untuk menantang anak kucing kamu mengejarnya.
  • Menyediakan area bermain yang besar: Anak kucing yang hiperaktif dapat merasa lebih senang jika mereka memiliki area yang cukup untuk berlari dan melompat. Kamu dapat menyediakan kotak atau rak untuk kucing untuk bermain di atas, atau membuat area bermain khusus di luar rumah.
  • Melakukan permainan yang menantang secara mental dan fisik: Anak kucing yang hiperaktif dapat merasa lebih puas jika mereka dapat mengejar dan menangkap mainan yang menantang secara mental dan fisik. Kamu dapat menggunakan puzzle feeder atau mainan yang dapat diisi dengan makanan untuk menantang anak kucing kamu secara mental, atau menyediakan mainan yang dapat diisi dengan bahan-bahan yang dapat digali untuk menantang anak kucing kamu secara fisik.
  • Berinteraksi dengan anak kucing secara positif: Jangan lupa untuk memberikan cukup interaksi dengan anak kucing, baik itu dalam bentuk pelukan, membersihkan bulu, atau berkomunikasi dengan suara yang lembut. Memberikan kasih sayang dan perhatian yang cukup dapat menenangkan anak kucing kamu dan membuatnya lebih mudah untuk diajak bermain yang santai.2
  • Bekerja sama dengan dokter hewan: Jika kamu masih mengalami kesulitan dalam mengatasi masalah hiperaktifitas anak kucing kamu, sebaiknya kamu berkonsultasi dengan dokter hewan untuk memberikan saran yang tepat. Kamu bisa melakukan konsultasi dokter hewan secara online di aplikasi Hewania. Tunggu apalagi? Yuk download aplikasi Hewania sekarang juga!

Writer: Galih Primananda Mulyana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

hewania
appstore
playstore
Hewania HQ

PT Hewania Solusi Digital

Boulevard Elang Laut Blok D 50, Jl. Pantai Indah Selatan, Penjaringan, Jakarta Utara 14470
+62 812 3000 9607
Anda Dokter Hewan?

Mari Berkolaborasi Mengedukasi Masyarakat Indonesia tentang Kesehatan Hewan!

Daftar Sekarang!