bt_bb_section_bottom_section_coverage_image

Bisul pada Kucing: Mengenal Gejala dan Cara Mengobatinya

August 8, 2023by Galih Primananda0

Bisul pada kucing adalah kondisi medis yang seringkali mengkhawatirkan bagi para pemilik hewan peliharaan. Bisul merupakan abses berisi nanah yang dapat terbentuk akibat infeksi atau luka. Memahami gejala dan perawatan yang tepat sangat penting untuk memastikan kesehatan dan kenyamanan kucing kesayangan kamu.

Yuk simak penjelasan tentang bisul pada kucing pada artikel di bawah ini!

Apa Itu Bisul Pada Kucing?

Bisul pada kucing, atau abses, adalah area infeksi yang biasanya terjadi pada kulit dan jaringan di bawahnya. Abses biasanya disebabkan oleh bakteri yang masuk ke dalam kulit melalui luka gigitan atau tusukan.

Gejala Bisul Pada Kucing

Beberapa gejala umum bisul pada kucing meliputi:

  • Pembengkakan: kamu mungkin melihat benjolan atau pembengkakan yang teraba di bawah kulit kucing. Biasanya, abses terlihat sebagai benjolan berisi nanah.
  • Rasa sakit: Kucing dengan abses biasanya akan merasa nyeri dan tidak nyaman. Mereka mungkin menunjukkan tanda-tanda ketidaknyamanan, seperti menjilat atau menggaruk area yang terkena.
  • Kemerahan dan panas: Daerah yang terkena biasanya akan terasa lebih panas dari biasanya dan mungkin tampak merah.
  • Berubahnya perilaku: Kucing dengan abses mungkin menjadi lesu, tidak bergairah, atau menunjukkan perubahan perilaku lainnya.
  • Nyeri saat disentuh: Kucing mungkin menunjukkan reaksi negatif seperti menggeram atau mencoba menjauh saat area yang terkena disentuh.
  • Demam: Abses dapat menyebabkan kucing mengalami demam.
  • Kelesuan: Kucing dengan abses mungkin tampak lemah atau kurang energi dari biasanya.

Penyebab Bisul Pada Kucing

Seperti dilansir dari VCA Hospital, ada banyak kemungkinan penyebab abses atau bisul pada kucing. Salah satu penyebab paling umum adalah gigitan hewan lain. Gigitan ini bisa memasukkan bakteri ke dalam luka, yang menjadi terinfeksi dan, tergantung pada bakteri yang terlibat dan seberapa dalam gigitannya, abses dapat terjadi. 

Selain itu, luka tembus dari benda mati seperti tongkat dan biji rumput juga dapat menyebabkan abses. Spesies bakteri tertentu sering terlibat dalam pembentukan abses, termasuk: 

  • Bakteri pembentuk nanah seperti Staphylococcus, Escherichia coli, spesies Streptococcus tertentu, Pseudomonas, Mycoplasma, Pasteurella, Corynebacterium, Actinomyces, Nocardia, 
  • dan bakteri Bartonella yang hanya dapat hidup dan tumbuh tanpa adanya oksigen, pada abses yang lebih dalam atau internal, termasuk Bacteroides, Clostridium, dan Fusobacterium. 

Beberapa spesies bakteri dapat hadir dalam abses yang sama.

Bisakah Bisul Pada Kucing Sembuh Sendiri?

Bisakah bisul pada kucing sembuh dengan sendirinya? Tidak. Meskipun abses mungkin tidak memerlukan obat, namun diperlukan perawatan yang tepat untuk sembuh sepenuhnya.

Cara Mengatasi Bisul pada Kucing

Cara terbaik untuk mengatasi bisul pada kucing adalah dengan membawanya ke dokter hewan. Dokter hewan nantinya akan membersihkan area sekitar abses, memberikan obat antibiotik serta perawatan yang tepat lainnya.

Jika kamu mencari tempat yang tepat untuk merawat hewan peliharaan kamu, Klinik Hewania adalah pilihan yang tepat untuk kamu!

Klinik Hewania menyediakan berbagai pilihan dokter hewan yang berkualitas, siap memberikan perawatan terbaik untuk hewan peliharaan kamu. Klinik Hewania menawarkan berbagai jenis layanan, mulai dari pemeriksaan rutin hingga perawatan spesialis.

Jadi, tunggu apalagi? Segera buat janji dengan Klinik Hewania untuk merawat hewan peliharaan kamu dan pastikan bahwa mereka mendapatkan perawatan yang terbaik.

 

Leave a Reply

hewania
appstore
playstore
Hewania Head Office

PT Hewania Solusi Digital

Boulevard Elang Laut Blok D 50, Jl. Pantai Indah Selatan, Penjaringan, Jakarta Utara 14470
+62 812 3000 9607
Anda Dokter Hewan?

Mari Berkolaborasi Mengedukasi Masyarakat Indonesia tentang Kesehatan Hewan!

Daftar Sekarang!