bt_bb_section_bottom_section_coverage_image

Cara Melindungi Kucing dari Pinjal

Hewanians, apakah kucing kamu terlihat sering menggaruk tubuhnya? Bisa jadi hal ini akibat serangan pinjal. Salah satu gejala paling umum dari penyakit ini adalah gatal-gatal pada kulit kucing.

Untuk meredakan gatal-gatal ini, kamu perlu mengetahui cara mengenal serta memusnahkan pinjal di rumah kamu terlebih dahulu. Yuk simak informasi lengkap soal cara melindungi kucing dari pinjal di bawah ini!

Cara Memeriksa Keberadaan Pinjal pada Kucing Kamu

Perawatan pinjal pada kucing cukup menguras dompet. Oleh karena itu, sebelum melakukan hal ini, kamu bisa memeriksa keberadaan pinjal pada kucing kamu terlebih dahulu. Bagaimana caranya?

  • Periksa setiap tanda keberadaan pinjal pada bulu kucing. Jika kamu melihat ada serangga kecil melompat dari bulu kucing, mulailah untuk melakukan pembersihan pinjal.
  • Sisir kucing kamu menggunakan sisir khusus kucing. Lakukan hal ini secara menyeluruh ya, dari kepala hingga ekor kucing setiap harinya. Cara ini bisa membasmi pinjal dewasa beserta telurnya.
  • Celupkan sisir ke dalam campuran air hangat dan deterjen cair untuk membunuh pinjal.

Cara Mencegah Serangan Pinjal pada Kucing

Hewanians, tahukah kamu jika tubuh kucing adalah rumah yang ideal bagi pinjal? Kucing memiliki bulu yang hangat serta suplai darah yang bergizi bagi mereka.

Oleh karena itu, pencegahan merupakan hal penting yang harus kamu lakukan. Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah kucing kamu terkena serangan pinjal:

Gunakan Produk Pembasmi Pinjal

Produk pembasmi pinjal dalam bentuk spot-on lebih efektif dan aman untuk kucing ketimbang sampo dan spray. Kamu bisa membeli produk ini di klinik dokter hewan terdekat. Meski begitu, konsultasikan terlebih dahulu hal ini ke dokter hewan ya.

Kamu bisa berkonsultasi perihal pemakaian, berapa banyak yang harus digunakan, hingga seberapa sering kamu menggunakannya. Jika pergi ke dokter hewan tidak memungkinkan, cobalah pelajari label produk terlebih dahulu dan pastikan jika hal ini aman.

Beberapa produk ini mengandung kandungan seperti:

  • Fiproni
  • Imidacloprid
  • Selamectin
  • Fluralaner

Selain itu, produk pembasmi pinjal pada kucing juga bisa dalam bentuk obat-obatan yang dikonsumsi. Pil nitenpyram dapat membunuh pinjal dewasa pada kucing. Namun obat ini dapat memiliki efek yang bisa bertahan lama.

Selain pil nitenpyram, obat spinosad yang bisa dikunyah juga dapat membunuh pinjal sebelum mereka bertelur. Hal ini dapat memberikan pencegahan penetasan telur pinjal di masa depan.

Cara Membasmi Pinjal di Rumah

Hewanians, tahukah kamu jika seekor pinjal betina bisa menetaskan 50 kutu pinjal setiap harinya? Bayi-bayi pinjal ini kemudian akan menyebar ke area-area di dalam rumah, mulai dari karpet, sofa, hingga selimut kamu.

Karena penyebarannya yang masif ini, penting sekali untuk membasmi pinjal pada kucing sampai ke lingkungannya (rumah). Berikut ini cara membasmi pinjal pada kucing di rumah:

Lakukan Vakum Setiap Hari

Lakukanlah vakum pada setiap sudut rumah, mulai dari karpet hingga celah-celah di lantai. Hal ini dilakukan untuk menyedot setiap telur pinjal sebelum  menetas, hingga pinjal yang sudah menetas.

Jangan lupa untuk membuat kantong penyedot debu ke tempat yang aman. Kemudian cuci tabung tersebut dengan air sabun yang hangat setelah kamu selesai menyedot setiap sudut ruangan.

Cuci Barang yang Sering Digunakan Kucing Setidaknya Seminggu Sekali

Selain melakukan vakum, kamu juga harus rajin mencuci barang-barang yang biasanya digunakan oleh kucing. Lepaskan semua penutup sofa, sprei, atau kain lainnya yang biasanya disentuh oleh kucing kucing kamu.

Selanjutnya, masukan dan cuci pada mesin cuci. Gunakanlah air panas agar tidak ada lagi pinjal yang masih bertahan.

Jika Pinjal pada Kucing Masih Tetap Bertahan

Jika kamu sudah melakukan hal di atas dan ternyata pinjal masih bertahan, maka kamu harus melakukan perawatan yang lebih serius. Bagaimana caranya?

  • Keluarkan semua hewan peliharaan hingga anggota keluarga dari rumah. Kemudian, semprot karpet dan permukaan lainnya menggunakan semprotan pinjal. Semprotan pinjal yang paling efektif adalah yang memiliki kandungan methoprene atau pyriproxyfen. Ika kamu tidak ingin menggunakan bahan kimia, kamu bisa menggunakan semprotan jeruk alami. Jauhkanlah hewan peliharaan dan anggota keluarga lainnya dari permukaan sebelum semuanya kering.
  • Tak hanya kucing, pastikan semua hewan peliharaan mendapatkan perawatan pinjal. Pinjal bisa menyebar dari hewan peliharaan lain. Oleh karena itu, lakukanlah perawatan pada setiap hewan peliharaan di rumah kamu.
  • Minta bantuan pembasmi kutu professional. Jika pinjal ternyata masih ada, maka kamu perlu meminta bantuan professional dari pembasmi kutu.

Kesimpulan

Hewanians, meski punya ukuran tubuh yang kecil, pinjal pada kucing termasuk sulit untuk dibasmi. Hal ini karena mereka bisa berkembang biak dan menyebar dengan sangat cepat.

Oleh karena itu, sebelum berencana membasmi pinjal pada kucing, cobalah untuk melakukan konsultasi pada dokter hewan terlebih dahulu. Hewania menyediakan konsultasi dokter hewan yang bisa dilakukan secara online

Tersedia berbagai pilihan dokter hewan yang bisa kamu pilih. Selain itu, kamu juga bisa mengatur  jadwal konsultasi ini secara fleksibel.

Writer: Galih Primananda Mulyana

Leave a Reply

hewania
appstore
playstore
Hewania Head Office

PT Hewania Solusi Digital

Boulevard Elang Laut Blok D 50, Jl. Pantai Indah Selatan, Penjaringan, Jakarta Utara 14470
+62 812 3000 9607
Anda Dokter Hewan?

Mari Berkolaborasi Mengedukasi Masyarakat Indonesia tentang Kesehatan Hewan!

Daftar Sekarang!