bt_bb_section_bottom_section_coverage_image

KucingKesehatanDehidrasi pada Kucing: Ciri-ciri dan Cara Mengatasinya

Mei 21, 2022by HEWANIA0

Hewanians, pernahkah kucing kamu mengalami dehidrasi? Dehidrasi pada kucing bisa disebabkan oleh berbagai macam faktor. Mulai dari demam, diare, hingga trauma.

Saat kucingmu mengalami dehidrasi, mereka kekurangan cairan pada tubuh secara berlebihan.  Cairan yang hilang ini bukan hanya air loh, tapi juga beberapa mineral pada tubuh seperti chloride, sodium, hingga potassium.

Air sendiri merupakan faktor yang penting bagi kesehatan kucing. Senyawa ini dapat membantu menjaga kesehatan serta mengganti cairan yang hilang melalui urin dan feses. Selain itu, air juga diperlukan untuk sirkulasi, pencernaan, dan pembuangan kotoran kucing.

Jika dehidrasi pada kucing tidak segera diobati, hal ini dapat menyebabkan masalah kesehatan yang lebih parah. Yuk simak penjelasan soal dehidrasi pada kucing, dari ciri-ciri, gejala, hingga cara mengatasinya.

Penyebab Kucingmu Mengalami Dehidrasi

Dehidrasi pada kucing paling sering disebabkan oleh kucing yang tidak cukup minum air. Selain itu, dehidrasi juga bisa disebabkan oleh kehilang cairan yang berlebihan.

Tak hanya itu, kucing juga dapat kehilangan kelembaban dengan mengeluarkan sedikit melalui cakarnya. Meskipun begitu, hal ini tidak terlalu membuat kehilangan cairan secara drastis.

Lalu, apa saja penyebab kucingmu mengalami dehidrasi? Berikut ini faktornya:

  • Cuaca yg panas
  • Demam
  • Diare
  • Muntah-muntah
  • Heatstroke
  • Diabetes

Untuk menjaga kucing kamu selalu terhidrasi, berikan mereka akses yang mudah terhadap air bersih.

Berapa Banyak Kebutuhan Air pada Kucing?

Setiap hari, kucing membutuhkan 3,5–4,5 ons (sekitar setengah cangkir) air per 5 pon berat badan per hari. Misal, jika berat kucing kamu adalah 10 pon, maka mereka harus meminum air 7 sampai 9 ons per hari.

Lalu, bagaimana jika kucing memakan makanan basah? Makanan basa sendiri memiliki kandungan air hingga 80%. Artinya, kucing sudah mendapatkan kandungan air yang lumayan dari jenis makanan ini.

Sebaliknya, makanan kering mengandung air yang sangat sedikit. Oleh karena itu, kamu wajib memberikan air yang cukup bagi kucing setelah mereka makan makanan dengan jenis ini.

Apa Ciri-ciri Dehidrasi pada Kucing

Terdapat berbagai ciri-ciri ketika seekor kucing mengalami dehidrasi. Berikut ini ciri-ciri paling umum dehidrasi pada kucing:

  • Hilang energi
  • Terengah-engah
  • Menolak makan
  • Mata yang terlihat cekung
  • Gusi lengket dan kering

Bagaimana Cara Mengatasi Dehidrasi pada Kucing?

Cara mengatasi dehidrasi pada kucing yang terbaik adalah membawanya ke dokter hewan. Kamu juga bisa mencoba memberikan pengobatan dehidrasi pada kucing di rumah:

  • Tambahkan sedikit kaldu ayam ataupun jus tuna pada air.
  • Berikan makanan basah daripada makanan kering.
  • Berikan beberapa es batu di mangkuk air mereka.

Jika kucing kamu tetap menolak untuk minum, kamu bisa memberikan air secara perlahan pada kucing. Selain itu, kamu juga harus mengetahui preferensi makanan dan air pada kucing. Hal ini karena ada beberapa kucing yang lebih suka minum dari air pancuran.

Bagaimana Cara Mencegah Dehidrasi pada Kucing?

Kamu bisa mencegah dehidrasi pada kucing dengan beberapa cara, yaitu:

  • Menyediakan air bersih setiap hari
  • Memberikan suplemen elektrolit maupun air rasa daging
  • Berikan air segar pancuran pada kucing

Jika cara-cara diatas ternyata tidak berhasil, dan kucing kamu tetap tidak mau minum, kamu bisa meminta bantuan pada dokter hewan. 

Hewania menyediakan konsultasi dokter hewan di Hewania. Tersedia berbagai pilihan dokter hewan yang bisa kamu pilih. Selain itu, kamu juga bisa mengatur jadwal konsultasi ini secara fleksibel.

Baca juga berbagai artikel soal kesehatan kucing lainnya disini. 

Writer: Galih Primananda Mulyana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

hewania
Hewania HQ

PT Hewania Solusi Digital

Boulevard Elang Laut Blok D 50, Jl. Pantai Indah Selatan, Penjaringan, Jakarta Utara 14470
+62 812 3000 9607
Anda Dokter Hewan?

Mari Berkolaborasi Mengedukasi Masyarakat Indonesia tentang Kesehatan Hewan!

Daftar Sekarang!