bt_bb_section_bottom_section_coverage_image

IkanMengenal Ikan Toman Hias: Dari Ciri Khas hingga Makanannya!

Februari 16, 2023by HEWANIA0

Hewanians, akhir-akhir ini, ikan toman hias banyak sekali disukai oleh para pecinta ikan. Ikan yang termasuk predator ini memiliki magnet tersendiri untuk banyak orang, termasuk penampilan tubuhnya yang begitu cantik.

Apakah kamu sedang berencana untuk memelihara ikan ini? Jika ya, artikel di bawah ini bisa membantu kamu untuk mempelajari ikan toman hias lebih lanjut. Yuk simak artikelnya sampai habis, Hewanians!

Baca juga: Mau Pelihara Ikan Barca? Ketahui Cara Merawatnya Disini!

Mengenal Ikan Toman Hias

Ikan toman hias atau disebut juga dengan nama ilmiah Channa micropeltes adalah jenis ikan air tawar yang berasal dari keluarga Channidae. Menurut Integrated Taxonomic Information System, Ikan toman hias termasuk sebagai spesis Channa micropeltes. 

Dikenal sebagai salah satu ikan predator yang populer dalam industri perikanan hias dan olahraga memancing, ikan toman hias berasal dari wilayah Asia Tenggara dan Asia Timur, dan dapat ditemukan di negara-negara seperti Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, Vietnam, dan China. 

Ciri Khas Ikan Toman Hias

Ukuran ikan toman hias dapat bervariasi, tetapi biasanya dapat tumbuh hingga 1 meter dan memiliki bobot mencapai 5-6 kg.

Ikan toman hias memiliki ciri fisik yang khas, dengan bentuk tubuh yang memanjang dan pipih, serta memiliki mulut yang lebar dan gigi-gigi tajam. Warna tubuhnya juga dapat bervariasi, mulai dari warna keperakan, kecoklatan, hingga hijau zaitun. Ikan toman hias juga memiliki garis-garis hitam atau belang-belang di sepanjang tubuhnya.

Selain digemari sebagai ikan hias, ikan toman hias juga sering digunakan dalam industri perikanan karena dagingnya yang lezat dan kaya akan protein. Di beberapa negara, seperti Thailand, ikan toman hias juga dianggap sebagai bahan baku untuk obat-obatan tradisional.

Bagi para penggemar memancing, ikan toman hias adalah target yang cukup menantang dan mengasyikkan untuk ditangkap. Mereka juga memiliki kebiasaan hidup yang soliter, dan sering terlihat di sekitar perairan yang tenang atau di dekat reruntuhan bangunan bawah air. Ikan toman hias memakan berbagai jenis makanan, termasuk ikan kecil, serangga, dan udang.

Namun, karena ikan toman hias merupakan ikan predator, mereka bisa menyebabkan kerusakan pada populasi ikan lainnya di dalam kolam atau danau jika dibiarkan berkembang biak terlalu banyak. 

Baca juga: 5 Ciri-ciri Ikan Arwana Stres

Ikan Toman Sebagai Ikan Hias

Dalam budidaya ikan hias, ikan toman hias biasanya dipelihara di kolam atau akuarium yang cukup besar untuk memberikan ruang gerak yang cukup. Ikan toman hias membutuhkan kondisi air yang stabil dan bersih, dengan suhu air sekitar 25-30 derajat Celsius dan pH sekitar 6,5-7,5. Ikan toman hias juga membutuhkan makanan yang kaya protein untuk pertumbuhan yang optimal.

Dalam hal reproduksi, ikan toman hias dapat berkembang biak secara alami di lingkungan yang sesuai dengan kondisi air yang stabil dan makanan yang cukup. Namun, dalam budidaya ikan hias, biasanya dilakukan teknik pemijahan buatan untuk meningkatkan tingkat keberhasilan reproduksi.

4 Makanan Ikan Toman Hias

Makanan ikan toman hias dapat berupa makanan hidup, beku, atau kering yang mengandung banyak protein. Jenis makanan yang diberikan dapat bervariasi tergantung pada usia dan ukuran ikan, serta tujuan dari pemeliharaannya.

Berikut beberapa jenis makanan yang biasa diberikan pada ikan toman hias:

  1. Ikan hidup: Ikan toman hias yang masih muda biasanya diberi makanan hidup seperti cacing sutera, udang kecil, dan ikan kecil lainnya. Makanan hidup ini dapat diambil dari lingkungan sekitar atau dibeli dari toko ikan.
  2. Ikan beku: Ikan toman hias yang lebih besar biasanya diberi makanan beku seperti ikan asin, udang beku, dan cumi-cumi. Jenis makanan beku ini dapat dibeli dari toko ikan atau dipersiapkan sendiri dengan mengolah ikan atau udang segar menjadi makanan beku.
  3. Makanan kering: Makanan kering seperti pelet atau tablet ikan merupakan pilihan yang praktis dan mudah. Makanan kering ini biasanya mengandung banyak protein dan nutrisi penting lainnya yang dibutuhkan oleh ikan toman hias.
  4. Makanan alami: Selain makanan yang dibeli dari toko ikan, ikan toman hias juga dapat diberi makanan alami seperti cacing, belut, dan jangkrik. Makanan alami ini dapat diperoleh dari lingkungan sekitar atau dibudidayakan sendiri.

Penting untuk diingat bahwa ikan toman hias membutuhkan makanan yang kaya protein untuk pertumbuhan yang optimal. Selain itu, makanan juga harus diberikan dalam jumlah yang tepat agar ikan tidak mengalami obesitas atau kekurangan gizi. Pastikan juga bahwa makanan yang diberikan tidak mengandung bahan kimia atau zat beracun yang dapat membahayakan kesehatan ikan toman hias.

Masih penasaran dengan ikan toman hias? Tanyakan langsung pada dokter hewan lewat aplikasi Hewania. Aplikasi Hewania menyediakan berbagai pilihan dokter hewan yang bisa kamu pilih.

Tunggu apalagi? Yuk download aplikasi Hewania sekarang juga!

Writer: Galih Primananda Mulyana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

hewania
appstore
playstore
Hewania HQ

PT Hewania Solusi Digital

Boulevard Elang Laut Blok D 50, Jl. Pantai Indah Selatan, Penjaringan, Jakarta Utara 14470
+62 812 3000 9607
Anda Dokter Hewan?

Mari Berkolaborasi Mengedukasi Masyarakat Indonesia tentang Kesehatan Hewan!

Daftar Sekarang!