bt_bb_section_bottom_section_coverage_image

Kebiasaan Menekan Kepala pada Kucing: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

August 12, 2026by Hewania Vet Clinic

     Bagi mereka yang beruntung memiliki kucing di rumah, pengalaman kucing menggosokkan kepalanya ke tubuh Anda dengan penuh kasih sayang kemungkinan besar sudah biasa. Kucing juga akan menggosokkan sisi wajahnya ke furnitur atau benda lain sebagai cara untuk menandai wilayahnya. Namun, ketika kucing secara kompulsif dan berulang kali menekan kepalanya ke dinding atau benda lain, mereka mungkin mengalami masalah kesehatan yang lebih besar. 

     Kucing yang menekan kepalanya mungkin terlihat seperti terjebak atau bingung saat mereka mendorong kepalanya ke sesuatu yang diam. 

Poin Penting

  • Menekan kepala pada kucing adalah gejala neurologis dari masalah yang mendasarinya, dan bukan kondisi itu sendiri. 
  • Menekan kepala pada kucing dapat mengindikasikan masalah yang mendasarinya seperti trauma, keracunan, tumor, atau gangguan metabolisme. 
  • Diagnosis biasanya melibatkan pemeriksaan mata, tes darah, dan mungkin MRI atau CT scan. 
  • Pengobatan tergantung pada penyebab yang mendasarinya dan dapat mencakup pengobatan, pembedahan, dan perawatan suportif. 

Baca Juga: Infeksi Feline Foamy Virus (FeFV) pada Kucing: Mengenal Retrovirus yang Jarang Diketahui!

Apa Itu Menekan Kepala pada Kucing?

     Perilaku menekan kepala pada kucing adalah tindakan kompulsif menekan kepala ke dinding atau benda lain tanpa alasan yang jelas. Hal ini umumnya menunjukkan kerusakan pada sistem saraf, yang mungkin disebabkan oleh masalah medis yang mendasarinya. Masalah kesehatan yang mendasarinya dapat mencakup penyakit prosensefalon (ketika bagian otak depan dan talamus rusak), atau keracunan. 

     Perilaku menekan kepala dapat terjadi pada semua ras, jenis kelamin, dan usia kucing. 

Gejala Menekan Kepala pada Kucing

     Karena menekan kepala dapat menjadi tanda klinis dari banyak penyakit, Anda mungkin melihat perubahan lain selain kucing Anda menekan kepalanya ke benda-benda. Beberapa gejala lain mungkin termasuk: 

  • Mondar-mandir 
  • Berputar-putar 
  • Perubahan perilaku 
  • Perubahan penglihatan 
  • Disorientasi 
  • Gangguan refleks atau inkoordinasi 
  • Kejang 

     Jika kucing Anda telah menunjukkan tanda-tanda ini dalam jangka waktu yang lama, Anda mungkin melihat luka pada kakinya akibat mondar-mandir atau cedera pada wajah atau kepalanya (karena menekan permukaan yang keras). 

Penyebab Perilaku Menekan Kepala pada Kucing

     Perilaku menekan kepala pada kucing merupakan indikasi bahwa sistem saraf telah rusak. Banyak gangguan yang dapat menyebabkan kucing menekan kepalanya, termasuk:

  • Cedera kepala (seperti tertabrak mobil) 
  • Racun (seperti timbal) 
  • Tumor di otak atau di bagian tubuh lain 
  • Infeksi pada sistem saraf (parasit, jamur, bakteri, atau virus seperti rabies)
  • Shunt portosistemik (hati) 
  • Ensefalitis 
  • Gangguan metabolisme seperti kadar natrium tinggi atau rendah dalam darah
  • Hipertensi 
  • Penyakit prosensefalon (kerusakan pada bagian depan otak) 
  • Diabetes yang tidak terkontrol yang mengakibatkan ketoasidosis atau gula darah rendah 
  • Kelainan otak bawaan 
  • Stroke 

Bagaimana Dokter Hewan Mendiagnosis Kucing Menekan Kepala

     Jika Anda mencurigai kucing Anda menekan kepalanya, periksakan ke dokter hewan sesegera mungkin karena ini bisa menjadi keadaan darurat. Pemeriksaan fisik menyeluruh harus dilakukan oleh dokter hewan Anda, termasuk memeriksa tanda-tanda vital dan refleks neurologis. Pemeriksaan mata, terutama pemeriksaan fundus, yang memeriksa struktur di bagian belakang mata (termasuk retina, kepala saraf optik, dan pembuluh darah), akan dilakukan dan dapat memberikan petunjuk apakah ada penyakit infeksi atau peradangan. Menekan kepala bukanlah penyakit itu sendiri, tetapi merupakan tanda bahwa sesuatu telah merusak sistem saraf kucing Anda. 

     Dokter hewan Anda dapat melakukan pemeriksaan mata ini pada kucing Anda tanpa sedasi atau anestesi, menggunakan oftalmoskop. Dokter hewan Anda kemungkinan akan memeriksa tekanan darah kucing Anda dan mengevaluasi sampel urin dan darah untuk mencari bukti gangguan metabolisme atau racun. Tes lain untuk melihat lebih dekat otak dan sistem saraf dapat mencakup tomografi komputer (CT) atau pencitraan resonansi magnetik (MRI). Dokter hewan Anda akan mengandalkan Anda untuk memberikan riwayat kesehatan kucing Anda secara menyeluruh, kapan Anda pertama kali memperhatikan perilaku menekan kepala dan gejala lainnya, dan kemungkinan insiden yang mungkin terjadi sebelum gejala dimulai. 

     Saat membawa kucing Anda ke dokter hewan, pastikan untuk membawanya dengan aman, menggunakan kandang kucing. 

Penanganan Perilaku Menekan Kepala pada Kucing

     Penting untuk diingat bahwa perilaku menekan kepala bukanlah penyakit itu sendiri, tetapi merupakan tanda bahwa sesuatu telah merusak sistem saraf kucing Anda. Oleh karena itu, pengobatan akan bergantung pada penyebab yang mendasarinya. Rawat inap dan perawatan suportif mungkin diperlukan jika gejala klinis kucing Anda parah. Tergantung pada penyebabnya, pengobatan dan/atau pembedahan mungkin menjadi bagian dari rencana perawatan. Dokter hewan Anda dapat memberi Anda pemahaman yang lebih baik tentang prognosis setelah diagnosis pasti dibuat. 

Pemulihan dan Penanganan Perilaku Menekan Kepala pada Kucing

     Meskipun banyak penyebab perilaku menekan kepala bisa sangat serius dan mengkhawatirkan, dokter hewan Anda akan dapat membimbing Anda dalam merawat kucing Anda setelah diagnosis dibuat. Pemeriksaan neurologis berulang umumnya diperlukan dan tes laboratorium lanjutan atau pengukuran tekanan darah mungkin juga diperlukan. Melacak nafsu makan, perilaku, dan respons kucing Anda terhadap terapi yang diresepkan akan sangat membantu tim dokter hewan Anda. Penyebab mendasar dari perilaku menekan kepala pada kucing pada akhirnya akan menentukan prognosis—dan apakah kondisi tersebut dapat disembuhkan atau dikelola. 

Apa arti perilaku menekan kepala pada kucing?

     Perilaku menekan kepala pada kucing adalah tindakan fisik kucing yang mendorong kepalanya ke sesuatu yang keras. Kucing dapat menekan kepalanya ke dinding, lantai, atau bahkan ke anggota keluarga manusianya untuk memberi tahu mereka bahwa mereka merasa tidak enak badan. Perilaku menekan kepala jauh lebih kuat dan gigih daripada cara kucing menanduk Anda dengan penuh kasih sayang untuk bermain dengannya atau menawarkannya camilan. 

Seperti apa perilaku menekan kepala pada kucing?

     Perilaku menekan kepala pada kucing tampak seperti perilaku abnormal di mana mereka secara kompulsif menekan kepalanya ke suatu objek tanpa alasan. Jika Anda melihat kucing Anda menekan kepalanya, itu dianggap sebagai keadaan darurat medis, dan kucing Anda harus segera diperiksa oleh dokter hewan.

Baca Juga: Epiphora pada Kucing: Ketika Produksi Air Mata Berlebihan Terjadi!

Pastikan kamu memberikan yang terbaik bagi hewan kesayangan kamu. Salah satu hal penting yang harus dilakukan adalah dengan membawa hewan peliharaan kamu ke klinik hewan secara rutin untuk memeriksakan kesehatannya.

Di klinik hewan, dokter hewan akan melakukan pemeriksaan terhadap hewan peliharaan kamu untuk mengetahui kondisi kesehatannya. Dokter hewan juga dapat memberikan saran dan rekomendasi tentang perawatan yang tepat bagi hewan peliharaan kamu.

Jangan biarkan hewan peliharaan kamu menderita karena tidak mendapatkan perawatan yang tepat. Segera buat janji dengan klinik hewan dan bawa hewan peliharaan kamu untuk diperiksa.

Jika kamu mencari tempat yang tepat untuk merawat hewan peliharaan kamu, Klinik Hewania adalah pilihan yang tepat untuk kamu!

Klinik Hewania menyediakan berbagai pilihan dokter hewan yang berkualitas, siap memberikan perawatan terbaik untuk hewan peliharaan kamu. Klinik Hewania menawarkan berbagai jenis layanan, mulai dari pemeriksaan rutin hingga perawatan spesialis.

Jadi, tunggu apalagi? Segera buat janji dengan Klinik Hewania untuk merawat hewan peliharaan kamu dan pastikan bahwa mereka mendapatkan perawatan yang terbaik

Writer: drh. Ida Sukma Kuswardhani

hewania
Hewania Ultimate Pet Care

PT Veterinera Berdikari Sentosa

Boulevard Elang Laut Blok M3 No. 20-21, Jl. Pantai Indah Selatan, Penjaringan, Jakarta Utara 14470
+62 812 3000 9607