bt_bb_section_bottom_section_coverage_image

Ketahui 10 Tanda Anal Sac Anjing Bengkak! Apakah Berbahaya bagi Anjing?

August 3, 2023by HEWANIA0

   Seluruh anjing di dunia dengan ras atau jenis yang beragam memiliki kelenjar anal. Kelenjar anal atau yang biasa disebut anal gland atau anal sac membantu mereka saat buang air besar dan akan keluar sendiri secara alami. Selain itu, kelenjar anal juga akan keluar saat anjing merasa takut atau stres.

    Anal gland atau anal sac muncul dan akan meninggalkan bau yang sangat tidak sedap sebagai wujud untuk mengklaim wilayahnya. Selain itu, saat anjing saling bertemu mereka saling mengendus bagian belakang dan kelenjar dubur untuk mengumpulkan informasi mengenai hormonal anjing yang lain. Namun, terkadang saat kelenjar ini penuh bisa menimbulkan bengkak bahkan bisa terjadi infeksi. Jika dibiarkan bisa menimbulkan terjadinya tumor, pastikan anda mengetahui tanda- tanda kelenjar anal anjing anda bengkak atau tidak. Berikut sedikit penjelasan mengenai kelenjar anal gland.

Baca Juga: 10 Tanda-tanda Anjing Sakit yang Harus Kamu Perhatikan!

Apa itu anal sac?

   Kantong anal disebut juga dengan anal sac atau anal gland merupakan dua kantong kecil yang terletak pada kedua sisi anus kanan dan kiri seperti posisi pada jam empat dan jam delapan yang berukuran seperti anggur kecil. Dinding kantong anal dilapisi dengan kelenjar keringat atau sebasea besar yang menghasilkan cairan berbau busuk. Cairan disimpan didalam kantong anus kemudian dikeluarkan melalui saluran kecil atau disebut anal duct yang terbuka tepat di dalam anus. Anal sac ini terdapat pada anjing jantan dan betina.

 

Apa fungsi anal sac pada anjing?

     Sekresi anal sac ini mengandung zat kimia yang berfungsi sebagai penanda teritori. Sekresi dari anal sac ini baunya sama seperti sigung yang digunakan untuk mengusir musuh dan mengingatkan akan hewan lain akan kehadiran mereka. Cairan anal sac biasanya dikeluarkan oleh kontraksi otot setiap kali anjing buang air besar. Alasan inilah mengapa anjing suka mencium kotoran satu sama lain.

   Kebanyakan anjing tanpa sadar akan mengeluarkan kelenjar anal nya. Pada anjing dengan kebutuhan nutrisi yang terpenuhi dengan kualitas yang tinggi, suka exercise, dan berat badan yang dipertahankan normal biasanya tidak mengeluarkan kelenjar analnya. Saat anda membawa anjing anda untuk pemeriksaan umum, terkadang dokter hewan anda akan membiarkan anjing anda tidak mengekspresikan anal sac nya selama anjing anda tidak ada masalah ataupun gangguan. Namun beberapa jenis anjing perlu dikeluarkan anal sac nya secara manual, yaitu dengan memencet kedua sisi yang terdapat anal sac menggunakan tissue atau kain sekali pakai. Selain dokter hewan, anda ataupun perawat anjing anda dapat membantu mengeluarkan anal sac nya untuk mencegah terjadinya infeksi atau peradangan. 

 

Kenapa anal sac bisa bengkak?

   Saat anjing anda tidak pernah mengeluarkan anal sac nya ataupun tidak anda keluarkan secara manual maka dapat menyebabkan gangguan. Saat konsistensi feses anjing anda berubah, maka anal sac nya tidak akan keluar secara alami. Kemudian akan menumpuk di anal sac nya dan berubah menjadi cairan dan mengental, sehingga sulit saat dikeluarkan. Jika dibiarkan, kelenjar bisa mengalami iritasi, peradangan, infeksi, bahkan berdampak hingga abses atau bahkan tumor. 

    Saat anal sac nya bengkak maka anjing anda mengalami kesulitan mengeluarkan feses. Zat kimia yang dikeluarkan dari anal sac merupakan media yang baik untuk pertumbuhan bakteri, yang bisa menyebabkan abses. Bakteri yang ada pada feses dapat berjalan ke saluran anus dan menuju kantong anal sac. Jika kondisinya normal, bakteri ikut dikeluarkan saat sekresi buang air besar. Namun jika sudah terkena kantong maka cairan tidak dapat dikosongkan secara normal dan terjadilah infeksi. Cairan kemudian akan menjadi darah dan akhirnya berubah menjadi nanah membentuk abses pada kantung anus. Abses akan muncul sebagai pembengkakan, kemerahan, dan panas pada salah satu atau kedua sisi anus. Jika abses pecah maka mengeluarkan nanah kuning kehijauan atau berdarah. Jika tidak diobati akan menyebabkan kerusakan parah pada anus dan rektum. Waktu yang terbaik untuk mengeluarkan anal sac adalah setiap 3- 4 minggu sekali untuk mencegah infeksi atau gangguan timbul lagi.

 

Apa tandanya kalau anal sac- nya bengkak?

   Beberapa tanda anjing anda mengalami gangguan pada kelenjar anal nya atau anal sac adalah :

  1. Menggeser- geser tubuhnya pada lantai
  2. Sering menjilati area ujung anus
  3. Merejan untuk buang air besar
  4. Dyschezia
  5. Tidak mau duduk
  6. Bagian anal terdapat keputihan
  7. Sering menangis
  8. Tidak mau makan dan minum
  9. Menyendiri
  10. Bengkak di area anus

   Jika gejala di atas terdapat pada anjing anda maka sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter hewan anda untuk mendapatkan pertolongan yang tepat.

 

Apakah ada jenis anjing yang rentan terkena bengkak pada anal sac-nya?

    Secara umum gangguan anal sac bisa terjadi pada anjing ras besar maupun ras kecil. Namun terdapat beberapa ras anjing yang rentan terkena gangguan pada anal sac nya karena dipengaruhi oleh kondisi anal sac nya seperti toy dan miniature poodle, chihuahua, lhasa apso, cocker spaniel, basset hound, dan beagle. Selain itu terdapat faktor lain yang dapat meningkatkan resiko bengkak pada anal sac seperti :

  1. Gangguan kondisi kulit (gatal, infeksi kulit, kulit berketombe) 
  2. Obesitas
  3. Konsumsi serat pakan yang tidak memadai
  4. Perubahan konsistensi feses (feses lunak, konstipasi, diare)
  5. Parasit (cacingan atau kutuan)
  6. Alergi makanan atau lingkungan
  7. Genetik (umum pada ras kecil)

 

Apa yang harus dilakukan jika anal sac-nya bengkak?

 Saat anal sac nya bengkak anda perlu membawanya ke dokter hewan anda untuk mendapatkan pertolongan. Dokter hewan akan melakukan rangkaian pemeriksaan untuk mengetahui penyakit yang melatarbelakangi. Pada beberapa kasus yang cukup parah obat-obatan mungkin tidak akan membantu sehingga perlu dilakukan tindakan operasi. Beberapa penyakit yang dapat menyerang anal sac anjing anda yaitu :

  1. Impaksi anal gland
  2. Abses anal gland
  3. Ruptur pada anal gland akibat abses yang tidak segera ditangani
  4. Tumor anal gland

Jika kondisi Anjing kamu mengkhawatirkan! Segera buat janji dengan klinik hewan dan bawa hewan peliharaan kamu untuk diperiksa. Jika kamu mencari tempat yang tepat untuk merawat hewan peliharaan kamu, Hewania Vet Clinic adalah pilihan yang tepat untuk kamu!

Writer: drh. Ida Sukma Kuswardhani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

hewania
appstore
playstore
Hewania HQ

PT Hewania Solusi Digital

Boulevard Elang Laut Blok D 50, Jl. Pantai Indah Selatan, Penjaringan, Jakarta Utara 14470
+62 812 3000 9607
Anda Dokter Hewan?

Mari Berkolaborasi Mengedukasi Masyarakat Indonesia tentang Kesehatan Hewan!

Daftar Sekarang!