bt_bb_section_bottom_section_coverage_image

Mengetahui Kebenaran 5 Mitos Steril pada Hewan Peliharaan!

July 10, 2023by HEWANIA0

     Banyak hal atau pendapat seputar desexing atau steril pada hewan peliharaan. – Kapan waktu yang tepat? – apa resiko dan konsekuensi steril? – hewan dibius apakah tidak berbahaya dan menakutkan?

Berikut adalah kumpulan beberapa pembahasan tentang mitos-mitos steril yang paling umum.

Baca Juga: 7 Tanda Kutu pada Kucing dan Cara mencegahnya!

Mitos 1 : Harus memiliki anak sebelum steril

     Sejauh ini tidak ada kejelasan serta manfaat tentang keharusan memiliki anak sebelum disteril. Untuk memutuskan melakukan steril tidak perlu menunggu hewan peliharaan untuk beranak terlebih dulu. Karena ternyata malah meningkatkan resiko adanya tumor mammary (puting) setelah kelahiran pertama. Steril sebelum siklus birahi kedua dapat mengurangi resiko tumor mammary hingga nol persen. 

 

Mitos 2 : Tidak ada keuntungan setelah hewan disteril

  Salah! Kenyataannya selain menghindari kebuntingan yang tidak terduga, steril memiliki banyak manfaat kesehatan untuk hewan peliharaan kita dan dapat membantu memperpanjang hidup dan menjaga hewan peliharaan kita lebih sehat. Steril mengurangi resiko tumor mamae (tumor pada puting payudara), tumor ovarium (kista ovari) dan pyometra (infeksi rahim) yang mengancam jiwa dan membutuhkan tindakan operasi darurat.

    Sedangkan steril untuk hewan jantan dapat mengurangi resiko penyakit prostat, abses dan infeksi, selain itu juga mengurangi resiko tumor perianal dan tumor testis.

 

Mitos 3 : Perubahan perilaku setelah steril

     Betul! Setelah steril, hewan peliharaan akan mengalami perubahan. Namun perubahan hewan akan jauh lebih baik! Saat hewan disteril maka akan terjadi penurunan hormon seksual. Dengan penurunan atau bahkan hilangnya hormon seksual ini, maka betina tidak akan mengalami birahi kembali sehingga kejadian bunting tidak akan terjadi lagi, dan hewan akan menjadi lebih tenang.     Pada jantan setelah di steril maka akan menurunkan agresifitas terhadap pejantan lain, spaying, dan pada kucing dapat menghindari kabur-kaburan mencari betina lain. Baik jantan maupun betina setelah disteril akan lebih tenang dan manja dirumah. 

 

Mitos 4 :Setelah disteril hewan peliharaan jadi lebih gendut !

      Setelah disteril kebanyakan hewan peliharaan akan menjadi lebih gendut. Nyatanya kejadian obesitas atau kegemukan pada hewan tidak hanya terjadi pada hewan setelah disteril, namun juga dapat terjadi pada hewan yang mulai memasuki masa senior (umur diatas 9 tahun). Setelah disteril, asupan makanan akan terpusat pada hormon pertumbuhan saja karena pada hormon seksual sudah distop. Jika setelah di steril hewan peliharaan menjadi lebih gemuk, maka anda perlu mengganti pola makan serta menambahkan exercise dalam kegiatan sehari-harinya. Karena pola makan dan kebiasaan sehari-hari yang salah dapat menyebabkan kegemukan pada hewan.

 

Mitos 5 : Biaya steril mahal !

    Besar biaya steril yang dikeluarkan tentu berbeda pada setiap hewan. Karena tergantung pada umur, berat badan, serta jenis hewan peliharaan (apakah itu anjing, kucing, hamster atau sugar glider). Diawal untuk memutuskan hewan disteril tentu akan terlihat mahal. Namun perlu dipertimbangkan, bahwa ini akan lebih murah ketika dibandingkan dengan merawat anak anjing ataupun kucing, menambah biaya vaksinasi, pemasangan microchiping, obat cacing dan obat kutu rutin, selain itu juga kemungkinan penambahan biaya jika hewan peliharaan anda perlu dilakukan operasi sesar akibat komplikasi kelahiran.

    Mungkin jika dikalkulasikan akan jauh lebih mahal dibandingkan saat anda memutuskan untuk men-steril hewan peliharaan anda. Namun, percayalah bahwa keputusan anda untuk melakukan steril adalah keputusan terbaik untuk tetap menjaga hewan peliharaan anda lebih sehat, dan tentunya lebih panjang umur. 

         Dan anda juga perlu memastikan kembali jika ada tawaran steril dengan harga lebih murah. Pastikan anda sudah mengecek apakah biaya tersebut sudah termasuk pemasangan infus, obat anti nyeri, pemeriksaan darah, dan perawatan pasca steril. 

 

    Jika anda masih memiliki pertanyaan-pertanyaan lain seputar steril hewan peliharaan. Anda dapat menanyakan pada dokter hewan terdekat anda. Tentunya, steril adalah salah satu tindakan yang dapat meningkatkan kualitas hidup hewan peliharaan kita. Tentu kita akan lebih bahagia melihat hewan peliharaan kita setia menemani pertambahan usia kita dengan sehat dan ceria. Dan tentu saja tidak akan ada ruginya!

Untuk mempermudah pengawasan kesehatan anabul, anda bisa mengunjungi Hewania Vet Clinic! Karena klinik kami siap memberikan perawatan terbaik untuk hewan peliharaan kamu. Klinik Hewania menawarkan berbagai jenis layanan, mulai dari pemeriksaan rutin hingga perawatan spesialis.

Jadi, tunggu apalagi? Segera buat janji dengan Hewania Vet Clinic untuk merawat hewan peliharaan kamu dan pastikan bahwa mereka mendapatkan perawatan yang terbaik.

 

Writer: drh. Ida Sukma Kuswardhani

Leave a Reply

hewania
appstore
playstore
Hewania HQ

PT Hewania Solusi Digital

Boulevard Elang Laut Blok D 50, Jl. Pantai Indah Selatan, Penjaringan, Jakarta Utara 14470
+62 812 3000 9607
Anda Dokter Hewan?

Mari Berkolaborasi Mengedukasi Masyarakat Indonesia tentang Kesehatan Hewan!

Daftar Sekarang!