bt_bb_section_bottom_section_coverage_image

Penjelasan Glaukoma pada Anjing dan 11 Gejala Utamanya!

July 4, 2023by HEWANIA0

        Sama seperti manusia ternyata anjing pun juga bisa mengalami gangguan pada mata yaitu glaukoma. Glaukoma adalah kondisi yang menyakitkan untuk anjing peliharaan anda karena bisa menyebabkan kebutaan. Kondisi ini dapat memburuk jika anda tidak segera memberikan penanganan yang tepat untuk anjing anda. Namun bagaimana anda bisa mengetahui bahwa anjing anda mengalami gejala glaukoma? Berikut sedikit penjelasan mengenai glaukoma pada anjing dan bagaimana cara pencegahannya.

Baca Juga: Waspada Rabies pada Anjing! dan bisakah Menular ke Manusia?

Apa itu glaukoma?

     Glaukoma adalah kondisi dimana tekanan intraokuler bola mata (IOP) meningkat. Tekanan bola mata menumpuk di dalam mata sehingga menyebabkan sakit dan kehilangan penglihatan. Kondisi ini disebabkan akibat adanya penumpukan cairan di depan mata akibat drainase mata yang terhambat atau tidak memadai. Tekanan bola mata yang berlebihan ini merusak saraf optik serta retina pada anjing. Sedangkan pada mata sehat, produksi cairan ini sama dengan kecepatan pengeluarannya. Jika dibiarkan kurang lebih 40% anjing akan mengalami kebutaan pada mata yang terkena glaukoma.

         Glaukoma pada anjing dibedakan menjadi dua berdasarkan penyebabnya yaitu, glaukoma primer dan glaukoma sekunder. Glaukoma biasanya ditandai dengan adanya tanda- tanda halus seperti mata agak merah dan sedikit menyipit. Gejala awal tersebut tentu bukan menjadi masalah besar bagi anda namun ada baiknya jika anda melakukan pemeriksaan mata untuk anjing anda. Glaukoma biasanya akan terlihat pada satu mata namun pada akhirnya akan menyerang pada kedua mata.

 

Bagian mata dalam

Cairan pada mata atau okuler disebut dengan aqueous humor dan sebagian besar diproduksi oleh badan siliaris. Pada anjing dengan glaukoma primer terjadi malformasi atau cacat pada sudut pertemuan antara kornea dengan iris mata sehingga menyebabkan penurunan atau terhambatnya drainase atau aliran aqueous humor. Selain itu struktur cairan protein yang berlebihan menyebabkan menyebabkan aliran mengalami peningkatan resistensi. Sehingga tekanan didalam mata terbentuk karena drainase atau saluran yang tidak memadai. 

 

Apa penyebab glaukoma?

      Penglihatan atau mata pasti akan terganggu oleh glaukoma dan mungkin tidak dapat diselamatkan meskipun masih terdapat kesempatan untuk sehat kembali. Semua tergantung dari seberapa cepat yang anda lakukan untuk mencegah kondisi mata menjadi lebih memburuk. Glaukoma primer umumnya terjadi akibat adanya genetik atau keturunan. Glaukoma primer menyerang pada anjing usia berapapun, namun umumnya anjing dengan glaukoma primer didiagnosa awal pada usia 3- 7 tahun. Beberapa anjing yang terdapat pada ras predisposisi diantaranya yaitu : 

  1. Basset hound, 
  2. Cocker spaniel, 
  3. Shiba inu, 
  4. Husky,
  5. Chow chow, 
  6. Shar pei,
  7. Malamute,
  8. Poodle,
  9. Samoyed,
  10. Akita,
  11. Dalmatian,
  12. Great dane,
  13. Chihuahua,
  14. Beagle.

      Pada glaukoma sekunder, tekanan bola mata meningkat terjadi akibat adanya peradangan atau inflamasi pada mata. Biasanya terjadi akibat adanya trauma atau suatu penyakit pada anjing. Umumnya glaukoma sekunder hanya terjadi pada satu mata. 

Penyebabnya antara lain :

  1. Uveitis atau peradangan pada uvea mata
  2. Cedera atau pendarahan akibat benda tumpul, 
  3. Ablasio retina, 
  4. Kanker mata seperti melanoma, 
  5. Infeksi, 
  6. Katarak,
  7. Pergeseran lensa mata.

 

Apa gejala glaukoma?

      Gejala glaukoma pada anjing perlu kita ketahui sejak dini untuk mencegah gangguan pada mata. Berikut adalah gejala atau ciri-ciri yang perlu anda perhatikan :

  1. Mata berawan seperti ada kabut di bola matanya 
  2. Kemerahan
  3. Pelebaran pupil mata dan pergerakan pipil lambat
  4. Hilang penglihatan, biasanya anjing akan lebih sering menabrak sesuatu saat berjalan
  5. Lesu dan tidak antusias saat diajak jalan-jalan
  6. Menyipitkan mata atau sering berkedip
  7. Mata berair
  8. Sakit pada bagian mata, ditandai sering menggosok atau menggaruk mata yg luka
  9. Respon berkedip yang lambat
  10. Tampak pembuluh darah pada bagian putih mata
  11. Takut saat melihat cahaya

 

     Glaukoma pada anjing dapat muncul dengan cepat, jadi jika anda mengetahui salah satu gejala diatas segera konsultasikan dengan dokter hewan anda. Selain itu glaukoma pada anjing tidak menular ke anjing atau kucing yang lain. Mereka hanya dapat terjadi pada beberapa ras predisposisi.

   Dokter hewan anda akan melakukan pemeriksaan terhadap tekanan intraokuler bola mata terlebih dahulu menggunakan tonometer untuk mengetahui tekanan pada cairan di dalam mata. Biasanya dokter hewan akan meneteskan anestesi atau mengoleskannya agar anjing tetap nyaman selama pemeriksaan. Dokter hewan mungkin juga akan menyarankan pemeriksaan x- ray atau ultrasonografi jika terjadi abses pada mata, cedera, atau tumor. Glaukoma tidak dapat disembuhkan, namun pada glaukoma sekunder kemungkinan untuk penyembuhannya masih ada. Namun pada kondisi yang tidak dapat disembuhkan tindakan operasi diperlukan untuk pengangkatan bola mata. Tindakan ini biasanya dilakukan jika saraf optik tidak dapat diperbaiki kembali. Setelah mata diambil maka rongga mata yang kosong tersebut terkadang diisi dengan bola mata palsu untuk menjaga ruang okular tetap terisi atau rongga mata ditutup.

Untuk menjaga kondisi kesehatan anabul, anda dapat langsung konsultasi dengan dokter hewan berkualitas di Hewania Vet Clinic, karena klinik kami siap memberikan perawatan terbaik untuk hewan peliharaan kamu. Klinik Hewania menawarkan berbagai jenis layanan, mulai dari pemeriksaan rutin hingga perawatan spesialis.

Jadi, tunggu apalagi? Segera buat janji dengan Hewania Vet Clinic untuk merawat hewan peliharaan kamu dan pastikan bahwa mereka mendapatkan perawatan yang terbaik.

 

Writer: drh. Ida Sukma Kuswardhani

Leave a Reply

hewania
appstore
playstore
Hewania Head Office

PT Hewania Solusi Digital

Boulevard Elang Laut Blok D 50, Jl. Pantai Indah Selatan, Penjaringan, Jakarta Utara 14470
+62 812 3000 9607
Anda Dokter Hewan?

Mari Berkolaborasi Mengedukasi Masyarakat Indonesia tentang Kesehatan Hewan!

Daftar Sekarang!