bt_bb_section_bottom_section_coverage_image

KucingKesehatanMengenal Penyakit FIA Pada Kucing – Gejala, Penularan, dan Cara Pencegahan

Maret 21, 2022by HEWANIA0

Hewanians, kucing merupakan salah satu hewan peliharaan yang rentan terkena penyakit parasit darah. Salah satu penyakit tersebut adalah FIA atau Feline Infectious Anemia. Sudahkah kamu mengenal penyakit FIA pada kucing?

Penyakit FIA pada kucing dalah anemia  yang disebabkan oleh parasit yang hidup di dalam darah. Jika kucing kamu terlihat tidak sehat dan pucat, mungkin hal ini disebabkan oleh anemia. Meski begitu, ada berbagai penyebab anemia pada kucing dan FIA hanyalah salah satunya.

Penyakit ini merupakan salah satu penyakit yang harus dicegah karena akan berubah jadi mematikan seiring berjalannya waktu. Berikut ini informasi lengkap soal FIA pada kucing. Simak terus artikelnya, Hewanians!

Apa yang Menyebabkan Penyakit FIA Pada Kucing?

FIA disebabkan oleh parasit protozoa dari golongan Babesia bernama Babesia felis. Protozoa ini biasanya menjadi penyebab parasit darah pada kucing dan hidup pada inti sel darah merah. Mereka biasanya merusak sel darah merah dan menyebabkan lisis (pecah).

Selain itu, Babesia felis juga dapat menyerang juga endotel dari kapiler pembuluh darah sehingga menyebabkan pembuluh darah menjadi rapuh dan rentan mengalami kebocoran. 

Protoza ini dapat menyebabkan “bom waktu” dan menjadi penyakit mematikan pada kucing. Pasalnya perjalanan penyakit ini tergolong panjang dan seringkali tidak menunjukan gejala di awal.

Bagaimana Proses Penularan FIA Pada Kucing?

FIA pada kucing dapat menular melalui gigitan dari pinjal. dimana protozoa hidup di dalam sel darah merah kucing yang sudah terjangkit oleh FIA. Kemudian, pinjal menggigit kucing yang sudah terinfeksi parasit darah lalu  berpindah ke kucing sehat.

Setelah itu, mereka akan menggigit tubuh kucing dan menghisap darahnya. Lalu proses transmisi penyakit pun akan mulai terjadi. 

Selain itu, agen daripada penyakit ini juga bisa ditemukan di air liur. Sehingga memungkinkan penularan via air liur, khususnya pada kasus gigitan akibat perkelahian dengan sesama kucing.

Bagaimana Gejala Penyakit FIA Pada Kucing?

Ada beberapa gejala yang muncul saat kucing mengidap FIA. Namun gejala yang paling umum terjadi biasanya adalah terjadinya penyakit anemia pada kucing. 

Biasanya, kondisi ini bisa ditandai dengan mukosa mata dan gusi kucing yang terlihat pucat. Pada kondisi penyakit yang lebih lama, hewan atau kucing juga akan terlihat mengalami kekuningan atau sering disebut juga dengan jaundice / icterus.

Kemudian, gejala lain yang biasanya muncul adalah kucing akan mengalami demam tinggi disertai nafas yang sesak. Selain itu, kondisi ini juga diikuti dengan berkurangnya nafsu makan kucing yang lama.

Karena kurangnya nafsu makan lama ini, kucing akan mengalami dehidrasi dan penurunan berat badan yang drastis. Saat kucing mengalami kondisi ini, sebaiknya kamu membawa anabul ke dokter hewan secepat mungkin.

Untuk membantu diagnosa, dokter hewan akan melakukan pemeriksaan darah lengkap dan melakukan screening penyakit dengan metode uji cepat antibodi/antigen terhadap FIA.

Bagaimana Pengobatan dan Pencegahan Penyakit FIA Pada Kucing?

Untuk mengobati FIA pada kucing, diperlukan penanganan intensif dengan cara rawat inap di klinik hewan / Rumah Sakit Hewan. 

Selain itu, pengobatan juga akan meliputi pemberian antibiotik doxycyclin yang dibarengi dengan terapi cairan serta obat-obat suportif untuk menekan gejala anemia. Transfusi darah juga dapat dilakukan untuk mempercepat proses penyembuhan.

Kemudian, untuk mencegah kucing kesayangan kamu terjangkit penyakit ini, perlunya dilakukan pemberian anti endoparasit secara rutin. Hal ini bertujuan sebagai pencegahan agar pinjal tidak menghinggapi kucing.

Untuk mengobati dan mencegah penyakit mematikan ini, kamu bisa melakukan konsultasi dengan dokter hewan secara gratis. Tersedia berbagai pilihan dokter hewan yang bisa kamu pilih. Selain itu, konsultasi ini juga dapat dilakukan secara online, jadi kamu bisa memilih jadwal konsultasi dengan fleksibel.

Tunggu apalagi? Yuk cegah FIA pada kucing dengan melakukan konsultasi dokter hewan di Hewania!

Writer: drh. Novendra Sitepu

Editor: Galih Primananda Mulyana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

hewania
Hewania HQ

PT Hewania Solusi Digital

Boulevard Elang Laut Blok D 50, Jl. Pantai Indah Selatan, Penjaringan, Jakarta Utara 14470
+62 812 3000 9607
Anda Dokter Hewan?

Mari Berkolaborasi Mengedukasi Masyarakat Indonesia tentang Kesehatan Hewan!

Daftar Sekarang!