bt_bb_section_bottom_section_coverage_image

Ternyata Anjing juga bisa terkena Bloat! Apakah Penyebabnya?

October 19, 2023by HEWANIA0

     Bagi anda yang sering mengalami perut begah dan kembung, mungkin selalu merasakan ketidaknyamanan pada area perut anda. Saat anda merasakan ketidaknyamanannya, anda bisa mengatakannya pada keluarga anda atau bahkan pasangan anda ataupun anda memutuskan untuk pergi ke dokter untuk periksa. Namun jika gejala dan gangguan yang ketidaknyamanan ini muncul pada hewan peliharaan anda teman kecil berbulu anda, mungkin ia tidak akan bisa mengatakan sakit dan tidak nyamannya perutnya pada anda apalagi memutuskan untuk pergi ke dokter hewan sendirian. Sakit memang tidak menyenangkan bagi anda maupun bagi teman kecil berbulu anda. Perasaan yang tidak nyaman inilah yang bisa membuat anda dan teman berbulu anda mengalami penurunan nafsu makan. Namun apakah anda sudah mengetahui apa saja gejala bloat pada anjing anda? Jika belum, simak penjelasan dibawah ini.

 

Apa itu bloat pada anjing?

      Bloat atau kembung merupakan suatu kondisi dimana makanan atau gas meregangkan perut anjing sehingga menyebabkan sakit perut. Kondisi ini lebih sering terjadi pada anjing ras besar atau anjing dengan dada besar, meskipun demikian anjing ras kecil juga tidak menutup kemungkinan juga mengalami bloat atau kembung. Tergantung pada tingkat keparahannya, bloat atau kembung dapat berakibat fatal jika tidak ditangani dalam waktu satu atau dua jam. 

     Bloat terjadi pada organ lambung. Lambung terletak pada perut bagian atas dan biasanya berisi sejumlah kecil gas, makanan, cairan, dan lendir. Saat anjing makan, makanan akan masuk ke lambung dari kerongkongan, kemudian dipecah oleh enzim pencernaan. Kemudian dari lambung, makanan akan berpindah ke usus halus dan turun ke dalam saluran cerna. Saat bloat atau kembung terjadi, perut anjing akan mulai membesar dan mengembang dan akhirnya memutus aliran darah ke perut dan perut itu sendiri yang akhirnya menyebabkan cedera bahkan kematian pada dinding lambung bahkan hingga ke organ yang lain jika tidak dilakukan pengobatan. Saat  terjadi kembung yang parah, perut anjing dapat berputar dan berisi gas. Kondisi ini disebut dilatasi lambung atau GDV (gastric dilatation volvulus). Yang merupakan kondisi darurat yang paling menyakitkan dan parah dalam dunia kedokteran hewan. Kembung seperti ini akan memutuskan aliran darah ke perut dan bagian bawah tubuh, sehingga makanan tidak mungkin masuk ke usus. Dalam kasus GDV yang ekstrim perut anjing bisa pecah bahkan limpa juga dapat terluka. GDV merupakan kondisi darurat yang jika tidak segera ditangani maka anjing dapat mati dalam beberapa jam saja. 

 

Apakah bloat bisa disembuhkan?

      Seluruh kasus bloat atau kembung perlu untuk segera ditangani untuk mengetahui tingkat keparahannya. Jika kembung segera diobati maka seringkali dapat disembuhkan. Pada kasus kembung sederhana yaitu kondisi perut anjing yang melilit terkadang dapat diobati tanpa obat namun tetap membutuhkan cairan atau perawatan lainnya. Pada GDV juga dapat segera ditangani jika didiagnosa pada tahap awal. Kondisi ini memerlukan pembedahan sebagai penanganan. 

 

Apa penyebab bloat?

     Penyebab dari bloat atau kembung dan GDV sebetulnya tidak diketahui, namun terdapat beberapa faktor resiko yang diduga dapat meningkatkan kejadian bloat atau kembung pada anjing :

  1. Menelan makanan atau air dalam jumlah terlalu besar dan cepat
  2. Berat badan yang gemuk dapat meningkatkan resiko sekitar 20%
  3. Usia (anjing tua memiliki resiko lebih tinggi)
  4. Bentuk dada yang dalam
  5. Langsung beraktivitas atau lari langsung setelah makan
  6. Makan dari mangkok yang terlalu tinggi

 

Bagaimana gejala bloat?

   Bloat atau kembung merupakan kondisi yang tidak nyaman, dan menyakitkan. Pada anjing gejala yang mungkin muncul antara lain :

  1. Mual atau muntah tapi tidak keluar apapun. Terkadang mengeluarkan busa putih saat muntah
  2. Perut yang kembung 
  3. Mendadak mengalami kecemasan, mondar- mandir atau rasa tidak nyaman dan terus bergerak di sekitar rumah
  4. Terengah- engah dan mengeluarkan air liur
  5. Kolaps
  6. Denyut jantung cepat
  7. Gusi pucat 
  8. Perut teraba keras dan sakit

 

      Pastikan anda selalu mengawasi anjing anda, terdapat jenis lemak dan minyak yang dicurigai menjadi resiko tertinggi yang menyebabkan bloat atau kembung. Yang paling penting, pastikan anjing anda tidak makan dan minum secara tergesa- gesa dan bersamaan. Karena makan dengan tergesa- gesa dan diselingi minum juga menjadi faktor resiko munculnya bloat atau kembung. Entah saat anda memberikan makanan kering atau basah dalam jumlah besar dan memberikannya dalam satu kali makan. Kondisi tersebut akan membuat anjing makan dengan tergesa- gesa. Selain makanan, ketika anda memberikan minuman dalam jumlah yang besar saat anjing anda sangat kepanasan juga bisa menjadi salah satu faktor resiko bloat atau kembung dan GDV. Pastikan anda memberikan minum sedikit demi sedikit setiap 30 menit sekali. Jika sudah mengalami gangguan ini segeralah bawa anjing anda ke dokter hewan terdekat untuk mendapatkan pertolongan sesegera mungkin! 

Untuk menjaga kesehatan anjing anda konsultasikan secara rutin dengan dokter hewan! Anda bisa membawanya ke Hewania Vet Clinic karena kami siap memberikan perawatan terbaik untuk hewan peliharaan kamu. Klinik Hewania menawarkan berbagai jenis layanan, mulai dari pemeriksaan rutin hingga perawatan spesialis.

 

Jadi, tunggu apalagi? Segera buat janji dengan Hewania Vet Clinic untuk merawat hewan peliharaan kamu dan pastikan bahwa mereka mendapatkan perawatan yang terbaik.

Writer: drh. Ida Sukma Kuswardhani

Leave a Reply

hewania
appstore
playstore
Hewania Head Office

PT Hewania Solusi Digital

Boulevard Elang Laut Blok D 50, Jl. Pantai Indah Selatan, Penjaringan, Jakarta Utara 14470
+62 812 3000 9607
Anda Dokter Hewan?

Mari Berkolaborasi Mengedukasi Masyarakat Indonesia tentang Kesehatan Hewan!

Daftar Sekarang!