bt_bb_section_bottom_section_coverage_image

KucingAnjingVaksinasi Hewan, Berikut Hal-Hal yang Wajib Kamu Tahu!

Agustus 24, 2021by hewania0

Tahukah kamu kalau vaksinasi hewan sangat diperlukan oleh hewan kesayangan? Simak pembahasannya di sini!

Vaksinasi adalah upaya untuk mendapatkan kekebalan agar tubuh menjadi kebal terhadap serangan penyakit dan melindunginya terhadap beberapa penyakit tertentu, Vaksin dapat mengandung organisme hidup yang dilemahkan (live attenuated), killed atau inactive vaccine, maupun rekombinan (mengandung hanya satu bagian dari virus yang berperan penting dalam penyakit, kemudian diperbanyak).

Apa saja yang perlu diperhatikan sebelum melakukan vaksinasi hewan kesayangan?

  • Sehat
  • Nafsu makan baik
  • Tidak demam
  • Umur sesuai dengan syarat minimal vaksin
  • Sudah melalui masa adaptasi selama  7-14 hari
  • Tidak batuk, pilek, bersin
  • Tidak muntah, diare
  • Tidak ada masalah kulit
  • Tidak ada infeksi
  • Tidak cacingan

Kapan anjing dan kucing boleh divaksin?

Berikut ini adalah tabel umur serta vaksin yang harus diberikan: 

Kucing

  • 3 bulan : Panleukopenia, Rhinotracheitis, Calici
  • 4 bulan : Panleukopenia, Rhinotracheitis, Calici, Chlamydia
  • 5 bulan : Rabies
  • Ulangan 1 tahun sekali/ kucing yang belum pernah di vaksin (>6bulan) : Panleukopenia, Rhinotracheitis, Calici, Chlamydia, Rabies

Anjing

  • 2 bulan : Parvo
  • 3 bulan : Parvo, Distemper, Parainfluenza, Hepatitis
  • 4 bulan : Parvo, Distemper, Parainfluenza, Hepatitis, Leptospira, 
  • 5 bulan ; Parvo, Distemper, Parainfluenza, Hepatitis, Leptospira, Rabies
  • Ulangan 1 tahun sekali/ anjing yang belum pernah di vaksin (>6bulan) : Parvo, Distemper, Parainfluenza, Hepatitis, Leptospira, Rabies, dan Bordetella.

Penyakit apa saja yang dapat dicegah dengan vaksinasi hewan?

Kucing 

  • Feline Panleukopenia Virus.
    • Feline panleukopenia atau feline distemper merupakan penyakit yang penularannya tinggi dan mematikan bagi banyak kucing.
  • Feline Calicivirus/ Herpesvirus.
    • Feline calicivirus dan feline herpesvirus (rhinotracheitis) menyebabkan penyakit ISPA pada 80-90% kucing.
  • Chlamydia
    • Bakteri ini menyebabkan radang selaput mata (konjungtivitis) pada kucing dan acapkali menjadi infeksi sekunder pada penyakit ISPA akibat virus.
  • Rabies Virus
    • Rabies merupakan penyakit yang bersifat zoonosis, artinya bisa menular dari hewan ke manusia.

Anjing

  • Parvovirus
    • Canine parvovirus dapat menyebabkan anoreksia, dehidrasi akut, depresi, muntah dan diare berdarah. Kejadian infeksi pada umur anjing 2-3 bulan bersifat fatal.
  • Canine Distemper
    • Sama seperti Parvovirus, penyakit distemper mudah terjangkit pada anak anjing usia dibawah 3 bulan. Penyebarannya melalui udara dan kontak dengan droplet dahak atau discharge hidung hewan yang terinfeksi. Gejala dari penyakit ini berupa hilangnya nafsu makan, demam, muntah, diare, batuk, gangguan pernafasan, dehidrasi, keratosis pada cuping hidung, dan dapat disertai pustul-pustul di bagian bawah perut. Strain virus distemper ada yang bisa menyerang syaraf dan menyebabkan kerusakan saraf permanen.
  • Infectious Canine Hepatitis/ Hepatitis Contagiosa Canis
    • Virus ini dapat menginfeksi hati, disebabkan oleh Canine Adenovirus Tipe 2. Gejala nya berupa gangguan pernafasan, anoreksia, demam, muntah, kekuningan, dan dapat menimbulkan penimbunan cairan di rongga perut (ascites) akibat kerusakan hati
  • Canine Parainfluenza
    • Merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus, yang menyerang saluran pernafasan atas dan dapat menimbulkan gejala bersin-bersin dan ingusan.
  • Kennel Cough
    • Penyakit ini dapat menimbulkan gejala berupa batuk kering maupun berdahak yang sangat mengganggu.
  • Leptospirosis
    • Leptospirosis bersifat zoonosis yaitu dapat menular ke manusia. Penyakit ini dapat ditularkan melalui urin tikus ataupun kecoa. Anjing yang meminum air yang terkontaminasi oleh bakteri ini dapat mengalami infeksi dengan gejala demam tinggi, muntah, dan kekuningan di tubuh. Bakteri ini dapat menyerang hati dan ginjal.
  • Rabies
    • Virus Rabies dapat juga ditularkan ke manusia melalui gigitan anjing, maupun hewan lain seperti kera dan kucing yang positif terinfeksi. Virus ini menyerang sistem syarat pusat dan sangat mematikan.

Yuk, Hewanians segera konsultasikan hewan kesayanganmu melalui website hewania.com untuk menghubungi dokter hewan bila anjing atau kucing hewan peliharaan kamu mengalami masalah kesehatan tertentu. Informasi seputar kesehatan dan tips merawat hewan kesayanganmu, bisa dibaca melalui Blog Hewania.

Source: https://pets.webmd.com/pet-vaccines-schedules-cats-dogs#1

Penulis: drh. Nevita Setyo Anastasia
Editor: Jessica Patricia Tanjung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

hewania
Hewania HQ

PT Hewania Solusi Digital

Boulevard Elang Laut Blok D 50, Jl. Pantai Indah Selatan, Penjaringan, Jakarta Utara 14470
+62 812 3000 9607
Anda Dokter Hewan?

Mari Berkolaborasi Mengedukasi Masyarakat Indonesia tentang Kesehatan Hewan!

Daftar Sekarang!