bt_bb_section_bottom_section_coverage_image

10 Alasan Kenapa Mulut Kucing Bau dan Cara Mengatasinya!

November 21, 2023by Galih Primananda0

Hewanians, mengetahui alasan kenapa mulut kucing bau itu penting karena bau mulut yang tidak sedap pada kucing dapat menjadi tanda adanya masalah kesehatan yang perlu diatasi. 

Bau mulut yang tidak sedap dapat menjadi indikator adanya masalah kesehatan pada gigi dan gusi kucing. Penumpukan plak, tartar, gingivitis, atau infeksi gigi dapat menyebabkan bau mulut yang kuat.

Dengan mendeteksi dini masalah kesehatan oral, kamu dapat mengambil tindakan pencegahan untuk mencegah perkembangan penyakit gusi atau penyakit gigi yang lebih serius.

Yuk ketahui alasan kenapa mulut kucing bau pada artikel dibawah ini!

Baca Juga: Kenapa Mulut Kucing Hitam dan Tidak Mau Makan? Ini Alasannya!

Bagaimana Bau Mulut Kucing yang Normal?

Biasanya, bau mulut kucing yang normal tidak terlalu kuat atau tidak sedap. Mulut kucing yang sehat seharusnya memiliki bau yang netral atau mungkin sedikit metalik. Bau normal ini dapat bervariasi sedikit antar kucing, tetapi secara umum tidak seharusnya menyengat atau sangat mencolok.

Jika kucing kamu memiliki bau mulut yang sangat kuat, tidak sedap, atau berbau amis, mungkin ada masalah kesehatan yang perlu diatasi. Penyebabnya dapat berkisar dari masalah kesehatan oral, seperti penyakit gusi atau infeksi gigi, hingga masalah kesehatan umum seperti masalah pencernaan atau penyakit sistemik.

Baca Juga: 4 Makanan yang Bisa Membuat Mulut Kucing Bau

10 Alasan Kenapa Mulut Kucing Bau

Ada beberapa alasan mengapa mulut kucing bisa berbau. Berikut adalah 10 kemungkinan penyebab bau mulut pada kucing:

1. Plak dan Tartar

Plak dan karang gigi yang menumpuk di gigi, gusi yang meradang dan terpisah dari struktur di bawahnya, serta gigi yang goyang merupakan tempat yang sempurna untuk bau mulut. Pada kucing. Penumpukan plak dan tartar pada gigi kucing dapat menjadi tempat berkembang biak bakteri, yang dapat menyebabkan bau mulut yang tidak sedap.

2. Gingivitis

Peradangan pada gusi (gingivitis) dapat menjadi penyebab bau mulut pada kucing.

3. Penyakit Gusi (Periodontitis)

Jika gingivitis tidak diatasi, bisa berkembang menjadi penyakit gusi yang lebih serius, yaitu periodontitis, yang dapat menyebabkan bau mulut yang kuat.

4. Infeksi Gigi atau Gusi

Infeksi pada gigi atau gusi bisa menyebabkan bau mulut yang tidak sedap.

5. Gigi yang Rusak atau Hilang

Gigi yang rusak atau hilang bisa menjadi sumber bau mulut pada kucing.

6. Masalah Pencernaan

Masalah pada saluran pencernaan, seperti masalah lambung atau usus, juga dapat berkontribusi pada bau mulut.

7. Penyakit Sistemik

Beberapa penyakit sistemik atau penyakit yang mempengaruhi organ-organ tubuh secara keseluruhan dapat memengaruhi bau napas.

8. Makanan yang Tidak Sesuai

Diet yang buruk atau makanan yang tidak sesuai dapat mempengaruhi bau mulut kucing.

9. Dehidrasi

Kucing yang tidak minum cukup air atau mengalami dehidrasi dapat memiliki bau mulut yang lebih kuat.

10. Infeksi Mulut atau Tenggorokan

Infeksi pada mulut atau tenggorokan juga dapat menyebabkan bau mulut yang tidak sedap.

Baca Juga: Apakah Mulut Kucing Bau Tanda Penyakit? Ini Faktanya!

Cara Mengatasi Bau Mulut Kucing

Mengatasi bau mulut pada kucing melibatkan beberapa langkah perawatan dan pencegahan. Berikut adalah beberapa cara untuk mengatasi bau mulut kucing:

  • Perawatan Kesehatan Gigi: Rutin membersihkan gigi kucing dengan sikat gigi khusus untuk hewan peliharaan dan pasta gigi kucing yang aman. Pilih produk yang disetujui oleh dokter hewan. Berikan mainan atau makanan yang dirancang untuk membantu membersihkan gigi, seperti mainan berbentuk sikat gigi atau makanan khusus gigi. Berkonsultasilah dengan dokter hewan tentang pembersihan gigi profesional jika diperlukan.
  • Diet Sehat: Pilih makanan kucing berkualitas tinggi yang dirancang untuk mendukung kesehatan gigi dan gusi. Hindari memberikan makanan manusia tertentu atau makanan kucing yang dapat menyebabkan bau napas yang tidak sedap.
  • Minuman yang Cukup: Pastikan kucing memiliki akses yang cukup ke air bersih. Air membantu membersihkan mulut dan menjaga hidrasi, yang juga penting untuk kesehatan mulut.
  • Pemeriksaan Rutin oleh Dokter Hewan: Lakukan pemeriksaan rutin gigi dan mulut oleh dokter hewan. Dokter hewan dapat membantu mengidentifikasi dan mengatasi masalah kesehatan oral lebih awal.
  • Mainan untuk Merangsang Gusi: Berikan mainan kucing yang dirancang untuk merangsang gusi dan membersihkan gigi. Ini dapat membantu mengurangi plak dan tartar.
  • Suplemen Makanan:Pertimbangkan untuk memberikan suplemen makanan yang dirancang khusus untuk mendukung kesehatan mulut kucing. 
  • Pemeriksaan Kesehatan Umum: Pastikan kucing mendapatkan pemeriksaan kesehatan umum secara teratur. Masalah kesehatan sistemik dapat memengaruhi bau mulut.
  • Pencegahan Masalah Gigi: Hindari memberikan makanan atau permen yang dapat menyebabkan penumpukan plak dan tartar. 

Jika bau mulut kucing tetap menjadi masalah meskipun kamu telah mencoba langkah-langkah di atas, sebaiknya konsultasikan dengan dokter hewan. Dokter hewan dapat melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengidentifikasi penyebab bau mulut dan memberikan perawatan yang sesuai.

Leave a Reply

hewania
appstore
playstore
Hewania Head Office

PT Hewania Solusi Digital

Boulevard Elang Laut Blok D 50, Jl. Pantai Indah Selatan, Penjaringan, Jakarta Utara 14470
+62 812 3000 9607
Anda Dokter Hewan?

Mari Berkolaborasi Mengedukasi Masyarakat Indonesia tentang Kesehatan Hewan!

Daftar Sekarang!