bt_bb_section_bottom_section_coverage_image

Apakah Anjing perlu mengulang Vaksin Rabies setiap tahunnya?

November 6, 2023by HEWANIA0

   Hingga hari ini, kasus rabies yang marak beberapa bulan ke belakang masih menjadi momok yang menakutkan bagi sebagian orang. Beberapa orang meyakini bahwa semua anjing bisa menimbulkan rabies tanpa harus digigit oleh anjing lain yang sudah terinfeksi rabies. Padahal, faktanya rabies ditularkan dari Hewan Pembawa Rabies (hewan yang sudah digigit oleh hewan lain positif rabies) ke anjing yang sehat. Sehingga barulah anjing tersebut akan positif terkena rabies. Jika anjing tidak digigit oleh anjing lain yang positif rabies, maka anjing tersebut akan aman dari rabies. Hingga akhirnya banyak pemilik hewan yang akhirnya menjadi sadar akan pentingnya vaksin rabies pada teman berbulunya ini. Banyak pemilik hewan yang berbondong- bondong ke klinik hewan untuk melakukan vaksinasi rabies pada hewan kesayangannya. Dan kemudian banyak diantaranya yang bertanya perlukah mengulang vaksinasi rabies setiap tahunnya? Pertanyaan tersebut cukup menarik, dan berikut sedikit penjelasannya.   

    Rabies memang menjadi viral beberapa bulan terakhir. Rabies sendiri merupakan penyakit virus yang berakibat fatal begitu gejalanya muncul, dan vaksinasi yang tepat merupakan cara terbaik dan satu- satunya untuk menjaga anjing anda tetap sehat dan untuk keamanan diri anda sendiri. Saat anjing anda digigit, menggigit, atau terdapat luka di tubuhnya yang anda tidak tahu penyebabnya dapat menjadi pertanda buruk bahwa anjing anda terinfeksi rabies. Dengan catatan anjing anda menggigit atau digigit anjing lain yang positif rabies. Dan hal ini bisa berakibat fatal yaitu kematian. Bahkan anjing anda akan dikarantina dan biasanya akan disuntik mati sebelum gejalanya memburuk dan menyebabkan kematian. 

Baca Juga: Ketidakseimbangan Zat Kimia pada Urin Anjing!

 

Jadwal vaksin rabies yang tepat

    Setiap negara memiliki aturan atau undang- undangnya sendiri mengenai jadwal vaksinasi rabies yang diwajibkan. Sebagian besar negara memberikan vaksinasi rabies pada anak anjing pada atau sebelum usia 16 minggu (sekitar 4 bulan). Pemberian vaksinasi keduanya dilakukan 1 tahun pertama setelah vaksinasi pertamanya. Kemudian anjing anda akan divaksin setiap tahun atau bahkan tiga tahun sekali, tergantung dari wilayah dan jenis vaksin rabies yang digunakan.

 

Berapa lama vaksin rabies bertahan?

    Vaksin rabies ada yang diberikan label efektif untuk satu tahun dan ada pula yang diberi label efektif untuk setiap tiga tahun sekali. Meskipun kandungan dari keduanya sama namun pelabelan tersebut merupakan hasil dari pengujian dan pembuktian yang dilakukan oleh produsennya. Sehingga ada vaksin rabies yang perlu di ulang setiap satu tahun sekali dan ada vaksin rabies yang hanya diulang setiap tiga tahun sekali. Dokter hewan anda akan membantu menentukan jadwal yang tepat vaksinasi rabies untuk anjing anda.

 

Mengapa perlu dilakukan booster atau pengulangan vaksin rabies?

   Vaksin rabies membantu memberitahu tubuh anjing anda untuk mengenali virus rabies dan menciptakan respon sistem kekebalan tubuh yang akan membunuh virus tersebut saat virus muncul. Seiring waktu, efektivitas vaksin akan mulai berkurang sehingga diperlukan booster atau pengulangan vaksin rabies untuk membantu menjaga anjing anda tetap terlindungi. 

 

Bisakah anjing yang sudah divaksin tertular rabies?

    NVaksin rabies sangat efektif. Meskipun demikian tidak ada vaksin yang 100% efektif, karena akan ada beberapa laporan kasus hewan yang sudah divaksinasi namun tertular virus rabies. Pencegahan yang paling terbaik adalah selalu melakukan booster atau pengulangan terhadap vaksin rabies sepanjang hidup anjing anda. 

 

Apakah ada efek samping vaksin rabies?

     Efek samping yang muncul biasanya perasaan tidak nyaman ringan atau bahkan bengkak pada bagian yang disuntik, serta penurunan nafsu makan serta tingkat aktivitas. Gejala- gejala tersebut dapat muncul dalam beberapa jam setelah vaksinasi dan biasanya akan hilang dalam satu atau dua hari kedepan. Terkadang pembengkakan kecil dan keras di bagian suntikan bisa berlangsung selama beberapa minggu. Namun jika bengkak ini masih teraba setelah tiga minggu atau lebih dan malah semakin membesar, maka segera konsultasikan dengan dokter hewan anda. Terdapat beberapa efek samping yang bisa saja muncul dan berakibat serius yang perlu diwaspadai :

  1. Muntah
  2. Diare
  3. Gatal- gatal
  4. Pembengkakan pada wajah moncong dan sekitar wajah atau leher 
  5. Batuk parah hingga kesulitan bernapas

   Efek samping yang serius ini biasanya terjadi beberapa menit hingga beberapa jam setelah vaksin. Kondisi tersebut merupakan mengancam jiwa dan darurat sehingga membutuhkan pertolongan dokter hewan segera.

Untuk menjaga kesehatan anabulmu konsultasikan secara rutin dengan Dokter Hewan! Anda juga bisa membawanya ke Hewania Vet Clinic karena kami siap memberikan perawatan terbaik untuk hewan peliharaan kamu. Klinik Hewania menawarkan berbagai jenis layanan, mulai dari pemeriksaan rutin hingga perawatan spesialis.

 

Jadi, tunggu apalagi? Segera buat janji dengan Hewania Vet Clinic untuk merawat hewan peliharaan kamu dan pastikan bahwa mereka mendapatkan perawatan yang terbaik.

Writer: drh. Ida Sukma Kuswardhani

Leave a Reply

hewania
appstore
playstore
Hewania Head Office

PT Hewania Solusi Digital

Boulevard Elang Laut Blok D 50, Jl. Pantai Indah Selatan, Penjaringan, Jakarta Utara 14470
+62 812 3000 9607
Anda Dokter Hewan?

Mari Berkolaborasi Mengedukasi Masyarakat Indonesia tentang Kesehatan Hewan!

Daftar Sekarang!