bt_bb_section_bottom_section_coverage_image

Jangan Panik! Ini yang harus dilakukan jika Kucing Kejang

July 14, 2023by HEWANIA0

   Pernahkah anda melihat kucing mengalami kejang? Tentu saja hal tersebut menjadi kejadian yang paling menakutkan bagi anda melihat kucing anda meronta- ronta, mengeluarkan air liur, kaku di sekujur tubuhnya, bahkan hingga menggigit lidahnya. Meskipun tidak mengancam jiwa, namun kejang bisa menjadi kondisi serius jika tidak ditangani dengan benar. Berikut adalah penjelasan kejang pada kucing.

 Baca Juga: Batuk pada Kucing: Penyebab hingga Cara Mengatasinya

Apa itu kejang pada kucing?

    Kejang didefinisikan sebagai gangguan sistem neuron saraf pada otak yang muncul secara tiba- tiba sehingga menyebabkan perubahan perilaku dan perubahan tingkat kesadaran. Kejang dalam bentuk apapun sangat menakutkan untuk dilihat. Kejang pada kucing jauh lebih jarang dibanding kejang pada anjing. Kejang bisa disebabkan karena berbagai alasan seperti intrakranial (faktor yang disebabkan dari dalam otak) dan ekstrakranial (faktor yang disebabkan dari luar otak). Kejang tunggal disebut seizure sedangkan kejang yang terjadi secara berulang disebut dengan epilepsi. Seizure merupakan hasil dari epilepsi sehingga penyebab dari kejang seizure biasanya tidak diketahui.

 1. Kejang intrakranial

Penyebab kejang intrakranial yang dapat timbul dari gangguan di dalam otak seperti tumor, radang otak, encephalitis, malformasi otak, trauma kepala, atau stroke, bahkan epilepsi primer. Gejala yang muncul antara lain kucing berputar- putar, gelisah, atau lesu.

Epilepsi primer terjadi akibat gangguan fungsional pada otak yang berarti terjadi ketidakseimbangan zat kimia di dalam otak kucing antara sinyal rangsangan dan sinyal hambatan. Kondisi ini biasanya terjadi pada kucing muda hingga usia dewasa.

 2. Kejang ekstrakranial

Penyebab kejang ekstrakranial berarti berasal dari luar otak seperti racun, feline infeksius peritonitis (FIP), heatstroke,  toxoplasma, feline leukemia virus (FeLV), feline immunodeficiency virus (FIV) atau gangguan metabolisme seperti diabetes. Kondisi tersebut juga disebut epilepsi reaktif yaitu dimana kondisi otak dalam keadaan sehat namun terjadi kejang yang terjadi akibat reaksi terhadap racun atau gangguan metabolisme seperti diabetes, penyakit hati, atau penyakit ginjal. Jika kejang terjadi akibat racun biasanya terjadi tunggal atau hanya sekali.

 

Apa saja gejala kejang pada kucing?

Kejang pada kucing biasanya hanya berlangsung selama beberapa menit, meskipun dalam beberapa kasus kucing dapat mengalami kejang berkala selama beberapa jam atau beberapa hari. Kejang pada kucing terjadi dalam berbagai bentuk, terbagi dalam sifat umum atau parsial.

  1. Kejang parsial. Tanda- tanda kejang parsial termasuk perilaku yang tidak seperti biasa, postur tubuh tidak normal, vokalisasi tidak biasa, mengeluarkan air liur atau berkedut.
  2. Kejang umum. Kejang umum pada kucing seringnya dimulai dengan perubahan perilaku yang cepat seperti diikuti seperti kejang, kehilangan kesadaran, mengunyah, berkedut, mengeluarkan air liur, buang air besar dan air kecil yang tidak terkontrol.

 

Apa yang harus saya dilakukan jika kucing mengalami kejang?

   Kejang pada kucing jarang termasuk dalam kondisi medis yang serius, kecuali kejang epilepsi. Namun jika anda melihat kucing anda mengalami kejang namun berhenti setiap 1 atau 2 menit maka anda harus menghubungi dokter hewan anda untuk mengkonsultasikan kondisinya lebih lanjut. Saat kucing anda mengalami kejang atau bahkan setelah kejang sebaiknya anda jangan menyentuhnya kecuali jika kucing anda beresiko melukai dirinya. Karena saat anda menyentuh kucing saat sedang kejang, maka anda dapat beresiko terkena gigitan atau cakaran yang serius.     

Jika kejang tidak segera berhenti, maka sebaiknya anda membawanya ke dokter hewan terdekat dengan menggunakan handuk tebal untuk mengambil dan membungkus kucing anda saat dijalan. Biasanya dokter hewan akan menanyakan beberapa pertanyaan dan pastikan anda menjawabnya agar dokter hewan anda dapat merekomendasikan pemeriksaan lanjutan seperti tes darah atau urin, pemeriksaan feses, c- ray, USG, atau bahkan MRI. Pertanyaannya antara lain :

  1. Jumlah, frekuensi dan lama kejang
  2. Riwayat vaksinasi
  3. Apakah kucing indoor atau outdoor
  4. Nutrisi dan pemberian pakan
  5. Apakah ada muntah atau diare
  6. Perubahan berat badan

 

Bagaimana penanganan kucing dengan kejang?

Jika kucing anda mengalami kejang dengan status epileptikus maka tim dokter hewan akan memberikan perawatan darurat seperti pemasangan infus intravena, pemberian obat antikonvulsan atau anti kejang, serta pengumpulan sampel darah dan urin untuk dianalisis. Jika kejang pada kucing jarang terjadi kemungkinan tidak memerlukan obat, namun jika kejang terjadi lebih sering dari 6 hingga 8 minggu, pengobatan mungkin diperlukan untuk mencegah kerusakan otak lebih lanjut. Jika dokter hewan anda meresepkan obat untuk kucing anda, penting untuk mengikuti petunjuk pemberian dosis. Mengubah dosis atau menghentikan obat secara tiba- tiba dapat menyebabkan kejang berlanjut atau bahkan semakin memburuk.

 

Hubungan kejang pada kucing dengan nutrisi

  Jika kucing anda mengalami kejang dokter hewan pasti akan mengevaluasi nutrisinya. Jika kucing anda mengalami sakit pada bagian tubuh yang lain yang bisa menimbulkan kejang seperti penyakit hati, gangguan ginjal, maka nutrisi yang tepat dapat membantu mengurangi efek penyakit tersebut pada otak. Kucing yang mengalami kejang ataupun tanda- tanda neurologis sebaiknya mendapatkan memperoleh manfaat dari makanan lengkap dan seimbang dengan tinggi antioksidan, asam lemak omega-3. Oleh karena itu perawatan yang tepat seringkali dapat mengatasi kondisi apapun pada kucing sehingga kucing akan kembali menajdi dirinya sendiri.

Untuk menjaga kondisi kesehatannya konsultasikan dengan dokter hewan berkualitas di Hewania Vet Clinic, karena kami siap memberikan perawatan terbaik untuk hewan peliharaan kamu. Klinik Hewania menawarkan berbagai jenis layanan, mulai dari pemeriksaan rutin hingga perawatan spesialis.

Jadi, tunggu apalagi? Segera buat janji dengan Hewania Vet Clinic untuk merawat hewan peliharaan kamu dan pastikan bahwa mereka mendapatkan perawatan yang terbaik.

Writer: drh. Ida Sukma Kuswardhani

Leave a Reply

hewania
appstore
playstore
Hewania Head Office

PT Hewania Solusi Digital

Boulevard Elang Laut Blok D 50, Jl. Pantai Indah Selatan, Penjaringan, Jakarta Utara 14470
+62 812 3000 9607
Anda Dokter Hewan?

Mari Berkolaborasi Mengedukasi Masyarakat Indonesia tentang Kesehatan Hewan!

Daftar Sekarang!