bt_bb_section_bottom_section_coverage_image

Lucu dan Menggemaskan, Ini 5 Jenis Kucing Buntut Pendek

Hewanians, jenis kucing buntut pendek memiliki keunikannya sendiri, yaitu tidak adanya ekor. Mereka memiliki mutasi gen yang menyebabkan kehilangan ekor panjang yang biasanya dimiliki oleh kebanyakan kucing domestik. 

Meskipun memiliki kesamaan dalam hal ekor yang pendek, setiap kucing buntut pendek memiliki perbedaan yang membuat mereka unik. Bentuk ekor mereka bisa lurus, bengkok, halus, atau kusut. Selain itu, mereka juga memiliki perbedaan dalam hal ukuran, penampilan, dan kepribadian. 

Berikut ini 5 jenis kucing buntut pendek yang bisa kamu pelihara seperti dilansir dari Hepper. Yuk simak disini!

Jenis 5 Kucing Buntut Pendek

1. Bobtail America

Jenis kucing buntut pendek yang pertama adalah kucing Bobtail America. Asal-usul kucing bobtail Amerika dimulai pada tahun 1960-an. Di zaman tersebut, ada pasangan di Amerika yang mengadopsi seekor kucing liar dan mereka mengawinkannya dengan kucing siam betina. Banyak anak kucing yang lahir memiliki ekor pendek, dan kemudian mereka sengaja dikembangbiakkan.

Kucing bobtail Amerika memiliki panjang ekor rata-rata antara 1 hingga 4 inci, dan penampilannya bisa beragam, ada yang lurus, sedikit melengkung, kusut, atau bergelombang di sepanjang tepinya. 

Mereka mudah beradaptasi, pintar, doyan main, dan bersahabat. Bobtail Amerika cenderung cocok dengan anak-anak dan hewan peliharaan lainnya, dan mereka suka diberi tantangan. Jadi, jangan kaget jika kamu harus menyediakan beberapa mainan teka-teki untuk menghibur mereka!

2. Kucing Manx

Beberapa kucing Manx bahkan ada yang tidak punya ekor sama sekali, sementara yang lain punya ekor yang super pendek. Meski punya ekor yang pendek, kucing-kucing ini punya otot-otot dan tulang yang besar.

Selain itu, kucing Manx juga punya sifat yang tenang dan cenderung protektif. Kamu tidak perlu anjing penjaga, kamu bakal punya kucing penjaga! Kucing Manx bakal menggeram dan bahkan menyerang jika mereka merasa ada ancaman. Begitu mereka melihat kamu dan keluarga kamu aman, mereka bakal kembali tenang.

3. Pixie-Bob

Jenis ketiga kucing buntut pendek adalah Pixie-Bob. Mereka memiliki tubuh yang besar dan berotot, mirip dengan bobcat mini. 

Salah satu ciri khas mereka adalah ekor yang bisa bervariasi, mulai dari sangat pendek hingga panjang penuh. Beberapa bahkan hampir tidak memiliki ekor sama sekali. Wajah mereka menampilkan bentuk yang kuat dengan pipi yang menonjol dan telinga yang besar.

Selain penampilannya yang mencolok, kucing Pixie-bob juga memiliki kepribadian yang menarik. Mereka dikenal sangat penuh kasih sayang dan ramah terhadap manusia. Mereka sering kali ingin ikut terlibat dalam aktivitas sehari-hari pemiliknya, seperti membantu saat memasak atau membersihkan rumah. Mereka memiliki sifat yang aktif dan suka bermain, tetapi juga bisa menjadi kucing yang tenang dan santai ketika berada di sekitar keluarganya.

Ada fakta menarik lainnya tentang Pixie-bob, banyak dari mereka yang punya polydactyl, atau jari ekstra. 

4. Japanese Bobtail

Jenis kucing buntut pendek selanjutnya adalah kucing Japanese Bobtail. Kehadiran kucing ini telah tercatat sejak zaman Jepang pada abad ke-8 dan secara simbolis dikaitkan dengan konsep keberuntungan. Menariknya, bobtail Jepang sudah diabadikan menjadi “Patung Keberuntungan”.

Bobtail Jepang memiliki sifat yang penuh rasa ingin tahu, berani, dan menggembirakan. Tubuh mereka ramping, senang memeluk dan bermain, dan menikmati kehadiran manusia serta kehadiran kucing lain di sekitar mereka.

5, Cymric

Kucing Cymric sebenarnya sangat mirip dengan Manx, hanya saja versi dengan bulu sedang hingga panjang. Seperti halnya Manx, ekor kucing Cymric juga dapat bervariasi dari yang pendek hingga tidak ada sama sekali.

Mereka adalah kucing yang tenang namun sangat melindungi keluarganya. Jika mereka tidak dapat menemukan tempat di pangkuan kamu, mereka akan memilih tempat duduk yang membuat kamu tetap terlihat. Mereka suka bermain dan akan bermain mengejar apapun, bahkan seperti anjing. Bahkan, Cymric dapat diajarkan untuk berjalan dengan tali jika diperkenalkan sejak awal.

Itulah beberapa jenis kucing buntut pendek.

Pastikan kamu memberikan yang terbaik bagi hewan kesayangan kamu. Salah satu hal penting yang harus dilakukan adalah dengan membawa hewan peliharaan kamu ke klinik hewan secara rutin untuk memeriksakan kesehatannya.

Di klinik hewan, dokter hewan akan melakukan pemeriksaan terhadap hewan peliharaan kamu untuk mengetahui kondisi kesehatannya. Dokter hewan juga dapat memberikan saran dan rekomendasi tentang perawatan yang tepat bagi hewan peliharaan kamu.

Jangan biarkan hewan peliharaan kamu menderita karena tidak mendapatkan perawatan yang tepat. Segera buat janji dengan klinik hewan dan bawa hewan peliharaan kamu untuk diperiksa. 

Jika kamu mencari tempat yang tepat untuk merawat hewan peliharaan kamu, Klinik Hewania adalah pilihan yang tepat untuk kamu!

Klinik Hewania menyediakan berbagai pilihan dokter hewan yang berkualitas, siap memberikan perawatan terbaik untuk hewan peliharaan kamu. Klinik Hewania menawarkan berbagai jenis layanan, mulai dari pemeriksaan rutin hingga perawatan spesialis.

Jadi, tunggu apalagi? Segera buat janji dengan Klinik Hewania untuk merawat hewan peliharaan kamu dan pastikan bahwa mereka mendapatkan perawatan yang terbaik.

Leave a Reply

hewania
appstore
playstore
Hewania Head Office

PT Hewania Solusi Digital

Boulevard Elang Laut Blok D 50, Jl. Pantai Indah Selatan, Penjaringan, Jakarta Utara 14470
+62 812 3000 9607
Anda Dokter Hewan?

Mari Berkolaborasi Mengedukasi Masyarakat Indonesia tentang Kesehatan Hewan!

Daftar Sekarang!