bt_bb_section_bottom_section_coverage_image

KucingKesehatanUncategorizedKulit Kucing Bernanah. Apa Penyebabnya? 

April 12, 2022by HEWANIA0

Hewanians, kucing bisa terkena penyakit kulit dengan berbagai kondisi, termasuk timbulnya nanah. Lalu, saat kulit kucing bernanah, apa yang harus kita lakukan? Simak jawaban lengkapnya dibawah ini!

Kenapa Kulit Kucing Bernanah?

Gumpalan nanah yang terbentuk di bawah kulit kucing sering disebut dengan abses. Biasanya, penyakit kulit ini diderita kucing setelah bertengkar dengan kucing lainnya.

Mulut dan cakar kucing secara alami mengandung banyak bakteri yang mudah berpindah ke luka yang menyebabkan infeksi. Ketika infeksi tidak diobati, respons inflamasi akan terpicu dan menarik sejumlah besar sel darah putih ke area tersebut.

Setelah itu, nanah pun akan segera terbentuk. Proses ini terjadi ketika infeksi berubah menjadi abses. Kemudian area yang terinfeksi akan mengalami ketegangan di bawah kulit dan peradangan lebih lanjut pada jaringan di sekitarnya. 

Saat abses tumbuh, nanah akhirnya pecah dan mengalir keluar. Gejala kulit kucing bernanah atau  adalah penyakit kulit yang menyakitkan dan berpotensi serius yang perlu bantuan dokter hewan.

Gejala Penyakit Kulit Bernanah Pada Kucing

Abses atau nanah dapat terbentuk di bagian tubuh kucing mana pun, termasuk di bawah kulit, di mulut, dan di organ seperti hati dan pankreas. 

Bagian tubuh kucing yang paling sering terkena abses adalah kepala, leher, anggota badan, punggung dan pangkal ekor. 

Berikut gejala dari kulit kucing yang bernanah atau abses:

  • Muncul tanda-tanda kesakitan seperti pincang atau mengais-ngais di bagian tubuh yang terinfeksi.
  • Demam
  • Kulit merah, bengkak atau meradang 
  • Rasa gatal yang berlebihan 
  • Nanah atau darah di kulit 
  • Rambut rontok
  • Wajah dan gusi berdarah
  • Gusi berdarah 
  • Kehilangan selera makan 
  • Terlihat lesu

Saat abses pecah, kamu  mungkin melihat cairan kental, kuning dan berbau busuk serta lubang di area sekitaran abses. 

Jika abses berada jauh di bawah kulit, kamu  mungkin melihat lekukan saat tekanan diterapkan ke area pembengkakan. Kucing dapat mengalami gejala bahkan setelah abses pecah dan mengalir ke luar tubuh.

Apa Penyebab Penyakit Abses Pada Kucing?

Ada banyak sekali hal potensial yang menyebabkan abses pada kucing. Salah satu penyebab umum dari penyakit nanahan ini adalah gigitan dari hewan lain.

Gigitan tersebut dapat membuka jalan bagi bakteri menyerang luka. Selanjutnya luka kucing tersebut akan mulai terinfeksi yang menyebabkan nanah pada kucing. 

Infeksi ini akan bergantung pada berbagai faktor, termasuk jenis bakteri serta seberapa dalam luka yang dihasilkan. Selain itu, luka dari benda mati seperti tongkat juga bisa menyebabkan abses pada kucing.

Kemudian, berbagai jenis bakteri juga bisa menjadi penyebab abses pada kucing yaitu:

  • Bakteri pembentuk nanah seperti Staphylococcus, Escherichia coli, spesies Streptococcus tertentu, Pseudomonas, Mycoplasma, Pasteurella multocida, Corynebacterium, Actinomyces, Nocardia, dan Bartonella 
  • Bakteri yang hanya dapat hidup dan tumbuh tanpa adanya oksigen termasuk Bacteroides, Clostridium, dan Fusobacterium

Cara Mengobati Penyakit Abses Pada Kucing

Untuk mengobati abses pada kucing, kamu harus menyerahkan hal ini ke dokter hewan. Nantinya dokter hewan akan melakukan treatment yang paling sesuai, tergantung pada lokasi serta tingkat keparahan infeksi.

Kebanyakan treatment yang dilakukan pada penyakit abses pada kucing biasanya rawat jalan. Artinya, pengobatan ini tidak sampai harus meninggalkan kucingmu di rumah sakit ataupun klinik hewan.

Lalu apa tujuan utama dalam mengobati penyakit abses pada kucing? Tujuan utamanya adalah mengeluarkan kantung nanah dari tubuh kucing. Hal ini bisa dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya operasi pengangkatan nanah.

Biasanya, dokter hewan  akan merekomendasikan kamu untuk mengirim sampel nanah ke laboratorium. Hal ini untuk mengidentifikasi jenis bakteri yang jadi penyebab. Selain itu, sampel ini juga berguna dalam pemilihan antibiotik yang paling sesuai.

Konsultasi Dokter Hewan Online di Hewania

Itulah artikel lengkap soal kulit kucing bernanah dan cara mengobatinya.

Jika kucing kamu mengalami abses, penting untuk segera melakukan konsultasi dengan dokter hewan. Untuk mendapat layanan konsultasi dokter hewan secara online, kamu bisa melakukan hal ini di Hewania.

Tersedia berbagai dokter hewan yang bisa kamu pilih. Selain itu, kamu juga bisa memilih jadwal konsultasi ini secara fleksibel,

Tunggu apalagi? Yuk konsultasikan kesehatan hewanmu di Hewania!

Writer: Galih Primananda Mulyana

Featured image by VCA Hospital

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

hewania
Hewania HQ

PT Hewania Solusi Digital

Boulevard Elang Laut Blok D 50, Jl. Pantai Indah Selatan, Penjaringan, Jakarta Utara 14470
+62 812 3000 9607
Anda Dokter Hewan?

Mari Berkolaborasi Mengedukasi Masyarakat Indonesia tentang Kesehatan Hewan!

Daftar Sekarang!