bt_bb_section_bottom_section_coverage_image

KucingKesehatanIni 11 Makanan dan Minuman Berbahaya bagi Kucing Kesayanganmu

September 1, 2021by hewania0

Kucing kerap bertingkah menggemaskan. Tak heran, tingkahnya bikin para pecinta kucing ingin selalu menyentuh dan bermain bersamanya. Selain menghibur, kucing peliharaan juga bisa menghilangkan stress pemiliknya, lho! Supaya tingkahnya tetap aktif, kucing kesayanganmu perlu asupan makanan dan minuman yang bergizi.

Tapi Hewanians perlu waspada. Pasalnya, tidak semua makanan dan minuman yang sehat bagi manusia, boleh diberikan untuk kucing kesayanganmu. Berikut 11 makanan dan minuman yang harus kamu hindari karena bisa membahayakan kucing peliharaanmu.

Produk olahan Susu

Saat seekor kucing masih kecil, Hewanians mungkin sering memberinya susu supaya ia cepat bertumbuh besar. Ini tidak masalah karena susu memang bagus untuk pertumbuhan. Namun, saat kucing bertambah dewasa, pemberian susu sebaiknya dihentikan. Ini karena saluran pencernaan kucing dewasa lebih intoleran terhadap laktosa dalam susu, keju, yogurt dan produk olahan susu lainnya.

Bila Hewanians memberikan susu pada kucing dewasa, ia akan rentan mengalami gangguan pencernaan dan diare yang tentu membahayakan kesehatannya. Itulah mengapa, pemberian produk olahan susu sebaiknya dihentikan setelah kucing kesayanganmu berusia 4-6 bulan.

Telur mentah

Telur kaya akan protein. Itulah sebabnya, telur bagus dikonsumsi manusia. Tapi tidak begitu untuk kucing kesayanganmu. Enzim Avidin yang juga terkandung dalam telur ternyata berbahaya untuk kucing. Avidin dalam telur berpengaruh pada kemampuan tubuh kucing untuk menyerap biotin atau vitamin B. Dalam jangka panjang, ini akan berakibat pada kerusakan jaringan di otak serta menyebabkan kucing mengalami kejang-kejang.

Alpukat

Bukan sehat, alpukat ternyata masuk daftar makanan beracun untuk kucing. Ini karena semua yang ada dalam alpukat mengandung zat persin yang bisa mengakibatkan kucing kesayanganmu muntah-muntah dan diare. Karena itu, jika alpukat yang kamu makan tidak habis, jangan pernah membaginya dengan kucing kesayanganmu ya, Hewanians!

Kopi dan Kafein

Kopi mengandung theobromine dan teofilin. Kedua zat ini dapat menyebabkan tubuh kucing gemetar, detak jantung meningkat, hiperaktif, kejang, bahkan sesak napas. Perubahan ini dapat kamu lihat dari tingkah kucing kesayanganmu atau merasakan detak jantungnya.

Bawang-bawangan

Semua jenis bawang seperti bawang merah, bawang putih, bawang bombay, hingga bawang goreng ternyata berbahaya untuk kucingmu, lho! Dibandingkan anjing, kucing jauh lebih sensitif terhadap bawang. Ini karena bumbu dapur yang satu ini tidak bisa dicerna dalam tubuh kucing. Selain itu, bawang juga bisa merusak sel darah merah yang memicu anemia pada kucing kesayanganmu.

Tulang

Struktur tulang yang keras membuat pencernaan kucing sulit untuk mencernanya. Ini juga bisa membuat kucing tersedak dan mengakibatkan luka pada usus. Tulang yang telah hancur di dalam tubuh kucing pun masih bisa merusak ususnya yang memang tidak memiliki kemampuan untuk memproses tulang. Apabila terlalu besar atau terlalu keras, tulang tentunya juga bisa menyebabkan gigi-gigi kucing rusak. Kalau memang mau kasih tulang, perhatikan ukurannya dan pilihlah bagian tulang tertentu yang lunak saja.

Cokelat

Coklat dikenal sebagai makanan yang ampuh mengurangi stress. Tapi siapa sangka, bagi kucing, coklat justru membahayakan jantungnya. Pasalnya coklat seperti dark dan baking chocolate (jenis coklat yang sering dipakai untuk membuat kue) mengandung zat theobromine. Zat theobromine ini dapat menyebabkan masalah jantung, meningkatkan suhu tubuh, tremor otot hingga kejang-kejang pada kucing kesayanganmu. Jadi, Hewanians jangan pernah sekali-kali mencoba memberi coklat pada kucingmu, ya!

Ikan Tuna

Kucing memang dikenal suka makan ikan. Termasuk ikan tuna. Namun, kandungan mineral dan vitamin dari ikan tuna tergolong rendah untuk memenuhi kebutuhan kucing. Itulah sebabnya, meski kucing kesayanganmu tampak lahap menyantap ikan tuna, sebenarnya jenis makanan yang satu ini rentan membuatnya kekurangan gizi. Selain itu, kandungan merkuri dalam ikan tuna juga bisa membuat kucingmu sakit dan muntah.

Roti dan ragi

Hewanians mungkin sering mengkonsumsi roti sebagai menu sarapan. Penyajiannya yang terbilang mudah, membuat roti jadi primadona menu makan di pagi hari. Bagi kucing, roti sebenarnya termasuk makanan yang tidak mengandung zat nutrisi apapun. Bahkan, ragi pada roti berpotensi menyebabkan masalah pencernaan pada kucing. Itulah sebabnya, Hewanians sebaiknya tidak membagi roti pada kucing kesayanganmu.

Anggur dan kismis

Anggur dan kismis masuk juga masuk dalam daftar makanan berbahaya, lho! Faktanya, anggur dan kismis memicu kerusakan ginjal pada kucing. Umumnya, sejangka waktu setelah memakan anggur atau kismis, kucing akan muntah. Selain itu, kucing akan tampak lesu, tidak nafsu makan, sakit perut hingga diare.

Parasetamol

Berbeda dari sepuluh jenis makanan sebelumnya, parasetamol sebenarnya masuk golongan obat yang tidak boleh diberikan kepada kucing. Meski dikalangan manusia, obat ini termasuk umum dikonsumsi saat seseorang demam, tapi bagi kucing, parasetamol tidak boleh diminum sembarangan. Ternyata, parasetamol berpotensi merusak organ hati pada kucing. Memberi parasetamol pada kucing yang sedang sakit justru dapat membuatnya semakin lemas.

Kucing memang memiliki sistem kekebalan tubuh yang hampir sama dengan manusia, tapi ini tak berarti bahwa apapun yang dikonsumsi manusia, baik makanan, minuman hingga obat-obatan, juga aman dikonsumsi kucing. Bagaimana pun, sistem metabolisme hewan tetap ada perbedaan dengan manusia. Karenanya, penting bagi Hewanians untuk memperhatikan apa saja yang dikonsumsi kucing kesayanganmu agar ia tetap sehat dan aktif. Pilihan terbaik adalah memberi kucing kesayanganmu makanan dan pengobatan yang khusus diproduksi untuk kebutuhan nutrisi dan pencernaan mereka. Jaga kesehatan kucingmu dengan memeriksakannya setiap 3-4 bulan. Hewanians, bisa memanfaatkan layanan dokter hewan Hewania di sini.

Source: Advantage Pet Care

Penulis: drh. Nevita Setyo Anastasia
Editor: Jessica Patricia Tanjung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

hewania
Hewania HQ

PT Hewania Solusi Digital

Boulevard Elang Laut Blok D 50, Jl. Pantai Indah Selatan, Penjaringan, Jakarta Utara 14470
+62 812 3000 9607
Anda Dokter Hewan?

Mari Berkolaborasi Mengedukasi Masyarakat Indonesia tentang Kesehatan Hewan!

Daftar Sekarang!