bt_bb_section_bottom_section_coverage_image

Pica pada Kucing: Gangguan Perilaku yang Perlu Diwaspadai

Kenali pica yang bisa menyerang pada kucing anda!

Pica adalah kondisi di mana kucing terus-menerus menelan benda-benda non-makanan. Misalnya, mereka mungkin memakan plastik, kertas, kain, tali, atau benang. 

Apa penyebab pica?

Ada beberapa kondisi perilaku dan medis yang dapat menyebabkan pica pada kucing, termasuk: 

  • Kondisi gastrointestinal, seperti penyakit radang usus (IBD), insufisiensi pankreas eksokrin (EPI), atau pirau hati 
  • Anemia (sel darah merah rendah) 
  • Kecemasan 
  • Gangguan kompulsif 
  • Malnutrisi, termasuk kelaparan atau pola makan yang tidak seimbang, yang menyebabkan kekurangan gizi 
  • Diabetes melitus 
  • Hipertiroidisme 
  • Kondisi otak 

Masalah apa saja yang dapat disebabkan oleh pica?

     Masalah paling umum yang disebabkan oleh pica adalah obstruksi gastrointestinal akibat benda yang tidak dapat dicerna tersangkut di kerongkongan, lambung, atau usus. Obstruksi dapat menyebabkan rasa sakit, nafsu makan berkurang, dan muntah. Jika benda asing tersebut tajam, dapat merusak usus, menyebabkan tukak (luka) atau perforasi (lubang). Perforasi dapat menyebabkan peritonitis yang mengancam jiwa jika isi usus bocor ke rongga perut. 

     Pica juga dapat menyebabkan penyakit gigi. Ketika kucing memakan bahan yang tidak normal, hal itu dapat menyebabkan gigi patah atau tersangkut di antara gigi, yang menyebabkan penyakit periodontal yang berkembang pesat, termasuk gingivitis, resesi gusi, dan pengeroposan tulang. 

Baca Juga: Sumbatan Pembuluh Darah pada Kucing: Dampaknya pada Sumsum Tulang Belakang

Apa saja tanda-tanda umum pica?

Anda mungkin melihat kucing Anda memakan benda-benda yang bukan makanan (termasuk mengunyah atau mengisap benda-benda yang tidak pantas). Tanda-tanda pica lainnya meliputi: 

  • Muntah atau buang air besar dengan isi yang tidak normal 
  • Bau mulut jika pica telah menyebabkan penyakit gigi atau patah gigi ● Gusi pucat dan/atau lemas jika terdapat anemia 
  • Muntah dan/atau nafsu makan berkurang 

Bagaimana pica didiagnosis?

      Dokter hewan Anda akan memulai dengan meninjau riwayat kucing Anda secara menyeluruh, termasuk informasi detail tentang perilaku dan pola makan kucing Anda. Pemeriksaan fisik dapat mengungkapkan perubahan gigi yang menunjukkan pica. Mendiagnosis obstruksi gastrointestinal bisa jadi sulit. Rontgen rutin dapat menunjukkan obstruksi, tetapi lebih umum, rontgen kontras diperlukan. Untuk rontgen kontras, cairan yang akan terlihat pada rontgen diberikan secara oral sebelum rontgen dilakukan agar obstruksi dapat terlihat lebih jelas. USG abdomen juga dapat direkomendasikan. Dokter hewan Anda mungkin menyarankan tes darah, urine, dan feses untuk mendeteksi penyebab yang mendasarinya, seperti malnutrisi, hiperadrenokortisisme, atau parasit usus. Tes yang lebih lanjut mungkin direkomendasikan jika dicurigai adanya penyakit lambung atau usus, termasuk endoskopi gastrointestinal dan biopsi. Jika penyebab medis telah disingkirkan, dokter hewan Anda dapat merekomendasikan rujukan ke ahli perilaku hewan. 

Baca Juga: Kucing Indoor Aman dari Cacing Hati? Fakta yang Perlu Diketahui!

Bagaimana pica diobati?

Konsekuensi pica (misalnya, fraktur gigi, obstruksi gastrointestinal) mungkin memerlukan perawatan bedah. Jika penyebabnya medis, Anda harus mengobati penyebab yang mendasarinya. 

Jika penyebabnya dipastikan karena perilaku, Anda perlu melakukan beberapa perubahan: 

Ubah lingkungan
  • Cegah akses ke benda-benda yang disukai kucing Anda, yang tidak normal, dan bukan makanan. 
  • Gunakan mainan makan alih-alih mangkuk untuk mendorong perilaku berburu kucing yang biasa. 
  • Pastikan kucing Anda memiliki akses ke tiang garukan, mainan seperti mangsa, dan area persembunyian. 
Ubah perilaku
  • Gunakan penguatan positif untuk melatih kucing Anda menghindari benda-benda yang bukan makanan. 
  • Gunakan penguatan positif untuk mengajari kucing Anda trik, yang memberi mereka lebih banyak stimulasi dan pengayaan mental. 
Hindari hukuman
  • Hukuman dapat meningkatkan kecemasan, yang berpotensi memperburuk perilaku. 
Pertimbangkan perubahan pola makan
  • Dokter hewan Anda mungkin menyarankan untuk mengubah pola makan atau pola makan kucing Anda. 
Berikan obat sesuai petunjuk
  • Kucing Anda mungkin memerlukan obat untuk mengurangi kecemasan atau mengelola gangguan kompulsif, dikombinasikan dengan modifikasi perilaku. Dokter hewan Anda akan mendiskusikan pilihan yang tepat untuk kucing Anda. 

Bisakah pica dicegah?

     Pica bisa menjadi perilaku alami pada anak kucing yang sedang menjelajahi dunia barunya, tetapi pica yang berkelanjutan dapat dicegah dengan pengawasan yang cermat, disertai diet yang lengkap dan seimbang, serta pengayaan mental dan fisik secara teratur. Anda mungkin perlu membuat penghalang untuk mencegah kucing Anda mengakses makanan favoritnya yang bukan makanan.

Baca Juga: Kucing Indoor Aman dari Cacing Hati? Fakta yang Perlu Diketahui!

Pastikan kamu memberikan yang terbaik bagi hewan kesayangan kamu. Salah satu hal penting yang harus dilakukan adalah dengan membawa hewan peliharaan kamu ke klinik hewan secara rutin untuk memeriksakan kesehatannya.

Di klinik hewan, dokter hewan akan melakukan pemeriksaan terhadap hewan peliharaan kamu untuk mengetahui kondisi kesehatannya. Dokter hewan juga dapat memberikan saran dan rekomendasi tentang perawatan yang tepat bagi hewan peliharaan kamu.

Jangan biarkan hewan peliharaan kamu menderita karena tidak mendapatkan perawatan yang tepat. Segera buat janji dengan klinik hewan dan bawa hewan peliharaan kamu untuk diperiksa.

Jika kamu mencari tempat yang tepat untuk merawat hewan peliharaan kamu, Klinik Hewania adalah pilihan yang tepat untuk kamu!

Klinik Hewania menyediakan berbagai pilihan dokter hewan yang berkualitas, siap memberikan perawatan terbaik untuk hewan peliharaan kamu. Klinik Hewania menawarkan berbagai jenis layanan, mulai dari pemeriksaan rutin hingga perawatan spesialis.

Jadi, tunggu apalagi? Segera buat janji dengan Klinik Hewania untuk merawat hewan peliharaan kamu dan pastikan bahwa mereka mendapatkan perawatan yang terbaik

Writer: drh. Ida Sukma Kuswardhani

hewania
Hewania Ultimate Pet Care

PT Veterinera Berdikari Sentosa

Boulevard Elang Laut Blok M3 No. 20-21, Jl. Pantai Indah Selatan, Penjaringan, Jakarta Utara 14470
+62 812 3000 9607