bt_bb_section_bottom_section_coverage_image

5 Tanda Stress pada Anjing yang Perlu Kamu Perhatikan!

December 20, 2023by Galih Primananda0

Percaya atau tidak, anjing kesayangan kita bisa mengalami stres. Tingkat dan manifestasinya dapat berbeda antara satu anjing dan yang lain, mengingat setiap anjing memiliki kepribadian yang unik. 

 

Mirip dengan manusia, anjing dapat mengekspresikan stres melalui berbagai perilaku. Penting bagi kamu memahami tanda-tanda stresa pada anjing. Dengan begitu, hubungan antara kamu dan hewan peliharaan dapat tetap terjaga dengan bahagia dan sehat.

 

Yuk ketahui 5 tanda stress pada anjing lewat artikel dibawah ini seperti dilansir Dog Time!

5 Tanda Stress pada Anjing

1. Masalah Pencernaan

Kondisi stres pada anjing dapat mempengaruhi sistem pencernaan mereka. Beberapa tanda stres pada anjing yang terkait dengan masalah pencernaan meliputi:

  • Diare atau sembelit: Perubahan dalam pola buang air besar bisa menjadi tanda stres.
  • Muntah: Anjing yang mengalami stres mungkin muntah atau memiliki masalah dengan pencernaan mereka.
  • Kurang Nafsu Makan atau Nafsu Makan Berlebihan: Stres dapat memengaruhi nafsu makan anjing, baik menyebabkan penurunan atau peningkatan dalam konsumsi makanan.
  • Pergantian dalam Kebiasaan Makan: Anjing yang stres mungkin menunjukkan perubahan dalam cara mereka mengonsumsi makanan, seperti makan terlalu cepat atau lambat.
  • Perubahan Kualitas Feses: Stres dapat mempengaruhi tekstur dan warna feses anjing.

2. Perilaku Agresif

Agresi dapat menjadi tanda stres pada anjing. Anjing yang mengalami stres mungkin menunjukkan agresi sebagai respons terhadap perasaan tidak nyaman atau takut.

Anjing mungkin menggeram atau mengancam untuk menunjukkan ketidaknyamanan atau rasa takut. 

Stres juga dapat memicu perilaku gigitan, terutama jika anjing merasa terancam atau tertekan. Selain itu, Anjing stres juga dapat menunjukkan sikap tubuh yang tegang, dengan ekor tegak, telinga ditarik ke belakang, dan postur tubuh yang menunjukkan kewaspadaan.

3. Bahasa Tubuh

Bahasa tubuh anjing dapat memberikan petunjuk yang jelas terkait tingkat stres yang mereka alami. Beberapa tanda bahasa tubuh anjing yang menunjukkan stres meliputi:

  1. Ekor Tertekuk atau Ditarik ke Bawah: Ekor anjing yang berada di bawah posisi normalnya bisa menandakan kecemasan atau stres.
  2. Telapak Kaki Gemetar: Jika anjing tampaknya kesulitan menahan kaki atau seluruh tubuhnya gemetar, itu bisa menjadi tanda stres.
  3. Menghindari Kontak Mata: Anjing yang merasa tidak aman atau stres mungkin menghindari kontak mata.
  4. Menggigit Bibir atau Menjilat-jilat Bibir: Ini bisa menunjukkan kecemasan atau ketidaknyamanan.
  5. Menggeleng-gelengkan Kepala atau Tubuh: Anjing yang tampak gelisah atau geleng-geleng kepala secara berlebihan mungkin mengalami stres.
  6. Telinga Ditarik ke Belakang: Telinga yang tertarik ke belakang bisa menandakan kekhawatiran atau ketidakamanan.
  7. Pupil Memperluas (Mydriasis): Pupil yang membesar tanpa adanya pencahayaan yang cerah bisa menjadi tanda stres.

4. Buang Air Sembarangan

Buang air sembarangan — padahal sebelumnya mereka tidak pernah melakukannya — adalah salah satu tanda stress pada anjing. Sekali atau dua kali mungkin bukan masalah besar, namun jika sudah menjadi kebiasaan, mungkin inilah saatnya untuk menyelidiki lebih jauh.

Periksa apakah ada alasan mengapa anjing kamu tidak mau keluar rumah. Apakah ada anjing baru di daerah tersebut? Atau binatang buas? 

Penting juga untuk mempertimbangkan usia anjing dalam hal ini. Jika mereka lebih tua, stres mungkin bukan merupakan faktor utama karena mereka tidak dapat bergerak cukup cepat untuk keluar rumah, atau mereka mungkin menderita inkontinensia urin. Sekali lagi, ini adalah gejala yang lebih sulit untuk ditentukan

5. Pola Tidur Tidak Normal

.pola tidur yang tidak normal, baik kurang tidur atau tidur berlebihan, bisa menjadi tanda stres pada anjing. Tanda-tanda ini dapat bervariasi antara anjing satu dan lainnya, tetapi perubahan dalam pola tidur dapat mencerminkan perubahan suasana hati atau kondisi kesejahteraan anjing.

  • Kurang Tidur: Anjing yang stres mungkin sulit untuk bersantai atau tidur dengan tenang. Mereka bisa tampak gelisah atau terus-menerus waspada.
  • Tidur Berlebihan: Sebaliknya, beberapa anjing mungkin merespon stres dengan tidur berlebihan. Ini bisa menjadi bentuk menghindar atau menyembunyikan diri dari situasi yang menyebabkan stres.

 

Pastikan kamu memberikan yang terbaik bagi hewan kesayangan kamu. Salah satu hal penting yang harus dilakukan adalah dengan membawa hewan peliharaan kamu ke klinik hewan secara rutin untuk memeriksakan kesehatannya.

Di klinik hewan, dokter hewan akan melakukan pemeriksaan terhadap hewan peliharaan kamu untuk mengetahui kondisi kesehatannya. Dokter hewan juga dapat memberikan saran dan rekomendasi tentang perawatan yang tepat bagi hewan peliharaan kamu.

Jangan biarkan hewan peliharaan kamu menderita karena tidak mendapatkan perawatan yang tepat. Segera buat janji dengan klinik hewan dan bawa hewan peliharaan kamu untuk diperiksa. 

Jika kamu mencari tempat yang tepat untuk merawat hewan peliharaan kamu, Klinik Hewania adalah pilihan yang tepat untuk kamu!

Klinik Hewania menyediakan berbagai pilihan dokter hewan yang berkualitas, siap memberikan perawatan terbaik untuk hewan peliharaan kamu. Klinik Hewania menawarkan berbagai jenis layanan, mulai dari pemeriksaan rutin hingga perawatan spesialis.

Jadi, tunggu apalagi? Segera buat janji dengan Klinik Hewania untuk merawat hewan peliharaan kamu dan pastikan bahwa mereka mendapatkan perawatan yang terbaik.

Leave a Reply

hewania
appstore
playstore
Hewania HQ

PT Hewania Solusi Digital

Boulevard Elang Laut Blok D 50, Jl. Pantai Indah Selatan, Penjaringan, Jakarta Utara 14470
+62 812 3000 9607
Anda Dokter Hewan?

Mari Berkolaborasi Mengedukasi Masyarakat Indonesia tentang Kesehatan Hewan!

Daftar Sekarang!