bt_bb_section_bottom_section_coverage_image

4 ras Anjing yang rentan terkena gangguan dental!

December 28, 2023by HEWANIA0

    Penyakit gigi merupakan penyakit yang serius. Penyakit ini tidak hanya mempengaruhi gigi dan gusi anjing, namun juga dapat menyebabkan infeksi dan pada akhirnya menyebabkan kegagalan organ, jika tidak ditangani. Penyakit periodontal adalah penyakit yang paling umum terjadi pada semua anjing, tetapi beberapa ras memiliki resiko yang lebih tinggi. 

Baca Juga: Ketahui 10 Ras Anjing Terbersih!

 

   Dengan anda mengetahui penyakit apa yang rentan dialami anjing dapat membantu anda untuk memberikan perawatan yang optimal yang layak ia dapatkan. Sama pentingnya dengan anda mengetahui riwayat kesehatan keluarga anda, anda juga perlu memahami bagaimana gen anjing anda dapat berkontribusi terhadap kesehatannya. Dan bila anda berpikir ingin mengadopsi anjing ras kecil bersiaplah untuk sering mengunjungi dokter hewan. Karena pada ras kecil umumnya memiliki kerentanan terhadap masalah periodontal. 

    Pawparent harus membawa teman berbulunya ke dokter hewan untuk pemeriksaan dan pembersihan gigi secara teratur, dan mempraktikkan kebersihan mulut di rumah apapun ras atau jenis anjingnya. Namun beberapa ras anjing terutama anjing kecil,  memiliki resiko yang lebih tinggi terkena penyakit periodontal. Berikut 4 ras yang harus anda perhatikan ekstra hati- hati.

 1. Collie

   Collie merupakan salah satu ras yang paling terkena dampak overbite (yang lain termasuk shelties dan dachshund). Gigi overbite merupakan hubungan abnormal antara lengkung gigi dimana rahang bawah lebih pendek dari biasanya, dibandingkan dengan rahang atas. Kondisi ini sering terlihat pada saat anak anjing yang masih sangat kecil. Dalam kasus ini dokter hewan mungkin akan menyarankan ortodontik intersepsi, dimana prosedur dilakukan pada anjing muda yang tulang wajahnya masih tumbuh. Pencabutan semua gigi taring dan gigi seri bawah sulung atau gigi susu terkadang dilakukan untuk menghilangkan rasa tidak nyaman dan mendorong pertumbuhan rahang bawah ke depan. Setelah anak anjing menjadi dewasa dokter hewan akan fokus pada penanganan masalah sekunder seperti kerusakan gigi dan trauma jaringan lunak. Kondisi ini ditangani berdasarkan tingkat keparahannya, pilihan perawatan pada anjing dewasa meliputi pergerakan ortodontik dengan memberikan tekanan pada gigi, pemendekan mahkota gigi dengan terapi pulpa vital atau pencabutan. 

 2. Pug

    Wajah pug anda yang pendek dan menonjol mungkin terlihat menawan, tetapi hal ini juga membuatnya rentan terhadap penyakit periodontal. Ras lain yang termasuk atau tergolong dalam kategori ini disebut brachycephalic termasuk shih tzu, bulldog, lhasa apso dan boston terrier. Brachycephalic terkenal dengan maloklusi artinya gigi mereka tidak tersusun dengan benar. Meskipun kita tidak khawatir tentang susunan gigi dalam hal penampilan, gigi- gigi ini dapat berada di tempat yang salah dan menyebabkan trauma dan rasa sakit. 

    Gigi berjejal juga menjadi masalah. Hal ini memungkinkan adanya peningkatan jebakan makanan dan penumpukan bakteri karena kontak dekat dengan gigi dan menyebabkan penyakit periodontal. Dalam beberapa kasus pencabutan gigi tertentu dilakukan untuk membantu memberikan lebih banyak ruang di mulut.

Kemacetan dan ketidaksejajaran yang tidak normal juga membuat gigi pug lebih sulit untuk dibersihkan. Bahkan anjing pug sulit untuk dilihat bagian dalam mulutnya, sedangkan anjing campuran border collie saya tidak memiliki masalah dalam menyikat gigi. Inilah mengapa alasan pembersihan gigi secara profesional dan teratur sangat penting. 

 3. Yorkies

   Ras kecil dan mainan seperti yorkies serta poodle, maltese, dan pomeranian umumnya memiliki gigi sulung persisten. Dimana gigi susu berada tepat di atas gigi dewasa. Aturan umumnya adalah tidak ada dua gigi yang menempati tempat yang sama pada waktu yang sama di mulut yang sama. Makanan dan kotoran mudah terkumpul di area yang sulit dirawat ini sehingga membuat njing rentan terhadap penyakit periodontal. Gigi sulung yang persisten harus segera dicabut, jika gigi tersebut tidak tanggal secara tepat waktu maka gigi dewasa tidak akan tumbuh atau tumbuh pada sudut dan menyebabkan maloklusi ortodontik.

 4. Chihuahua

      Seekor chihuahua memiliki gigi berjumlah 42 gigi yaitu jumlah yang sama seperti yang dimiliki semua ras ke dalam mulutnya yang kecil. Namun ternyata tidak ada cukup ruang untuk semua gigi pada mulutnya yang kecil sehingga menyebabkan gigi berjejal yang memungkinkan makanan dan kotoran bertumpuk di sela- sela gigi. Bakteri plak terakumulasi yang dapat merusak jaringan lunak maupun keras serta menyebabkan penyakit ortodontal.

 

   Pastikan saat menyikat gigi anjing anda, dan jangan gunakan pasta gigi manusia atau produk yang mengandung fluoride atau xylitol karena dapat menjadi racun bagi anjing. Selain itu faktor penting lainnya adalah lingkungan seperti perawatan di rumah, penyakit yang menyertai, dan pola makan.

Untuk menjaga kesehatan anjing anda, konsultasikan secara rutin dengan Dokter Hewan! Anda juga bisa datang ke Hewania Vet Clinic karena kami siap memberikan perawatan terbaik untuk hewan peliharaan kamu. Klinik Hewania menawarkan berbagai jenis layanan, mulai dari pemeriksaan rutin hingga perawatan spesialis.

 

Jadi, tunggu apalagi? Segera buat janji dengan Hewania Vet Clinic untuk merawat hewan peliharaan kamu dan pastikan bahwa mereka mendapatkan perawatan yang terbaik.

Writer: drh. Ida Sukma Kuswardhani

Leave a Reply

hewania
appstore
playstore
Hewania HQ

PT Hewania Solusi Digital

Boulevard Elang Laut Blok D 50, Jl. Pantai Indah Selatan, Penjaringan, Jakarta Utara 14470
+62 812 3000 9607
Anda Dokter Hewan?

Mari Berkolaborasi Mengedukasi Masyarakat Indonesia tentang Kesehatan Hewan!

Daftar Sekarang!