bt_bb_section_bottom_section_coverage_image

AnjingKesehatan4 Penyebab Bulu Kucing Botak. Yuk Ketahui!

Desember 1, 2022by HEWANIA0

Hewanians, apakah kucing kamu saat ini kehilangan banyak bulu? Bahkan sampai botak? Saat hal ini terjadi, mungkin kamu akan sangat khawatir. Meski begitu, tenangkan pikiran kamu, karena ternyata kondisi bulu kucing botak punya beberapa cara untuk mengobatinya.

Dari gejala, tanda-tanda, hingga cara mengobatinya, ini informasi lengkap tentang kondisi bulu kucing botak. Yuk pelajari selengkapnya pada artikel di bawah ini, Hewanians!

Baca juga: 5 Alasan Kenapa Bulu Kucing Persia Rontok Parah. Cegah dengan Cara Ini!

Seperti Apa Penampilan Kondisi Bulu Kucing Botak?

Bintik botak pada kucing bisa bervariasi dalam penampilannya. Beberapa kucing mungkin akan mengalami banyak area bulu botak sedangkan yang lainnya hanya pada area tertentu. Nah, penampilan yang muncul dari masalah ini akan tergantung dari penyebabnya.

Bulo kucing botak yang bisa disebabkan oleh parasit eksternal misalnya dapat menyebabkan beberapa masalah. Tak hanya kebotakan pada area tertentu, masalah ini juga bisa menyebabkan keropeng. Hal ini karena parasit dapat merusak folikel rambut dan kulit secara umum.

Jika penyebab bulu kucing botak adalah stres, kamu mungkin akan melihat kulit kucing kamu relatif sehat. Selain itu, kebotakan juga bisa terjadi karena grooming yang berlebihan. Biasanya area kebotakan terdapat pada spot perawatan yang berlebihan.

Terlepas apapun penyebabnya, jika kamu melihat adanya bintik-bintik botak atau keropeng pada kucing kamu, penting untuk segera berkonsultasi dengan dokter hewan. Meski tidak semuanya serius, namun ada beberapa penyebab yang bisa berdampak buruk bagi kesehatan kucing kamu dalam jangka panjang.

Apa Penyebab Bulu Kucing Botak?

Terdapat banyak sekali penyebab bulu kucing botak. Beberapa diantaranya adalah:

  • Parasit eksternal (seperti kutu)
  • Kurap
  • Perawatan berlebihan
  • Stress ataupun kecemasan
  • Alergi
  • Masalah Tiroid
  • Kondisi genetik

1. Parasit

Sejauh ini penyebab paling umum dari kebotakan pada bulu kucing adalah kutu atau parasit eksternal lainnya. Penyebab ini sangat umum terjadi pada punggung bawah dan ekor kucing.

Kerontokan rambut biasanya terjadi ketika kucing kamu memiliki reaksi alergi terhadap air liur kutu yang menyebabkan mereka terlalu sering merawatnya. Dalam hal ini area botak dapat bervariasi dari kecil hingga cukup besar.

Jika kucing kamu menderita serangan kutu, biasanya kamu akan melihat gejala lain termasuk peningkatan rasa gatal yang nyata. Jika kucing kamu mengalami reaksi alergi terhadap gigitan kutu yang menyebabkan kebotakan, dokter hewan dapat memberikan suntikan atau perawatan lain untuk membantu mengurangi reaksi alergi dan membantu menenangkan area tersebut.

2. Perawatan Berlebihan dari Stress dan Kecemasan

Kucing sangat memperhatikan penampilannya. Mereka akan terus-menerus merawat bulu mereka sendiri dengan menjilati seluruh tubuh mereka.

Meskipun ini adalah perilaku yang  normal, namun kucing yang sedang stres atau menderita kecemasan mungkin akan menjilat terlalu banyak sehingga menyebabkan munculnya bercak botak. Hal ini dapat menyebabkan penipisan bulu di seluruh bulu atau dapat menyebabkan botak yang terlokalisasi di area tertentu.

Bercak tertentu yang biasanya terpengaruh oleh perilaku semacam ini termasuk di sekitar perut dan juga ekor. Dalam hal ini, perawatan harus fokus pada menghilangkan stres dengan cara apa pun yang memungkinkan.

3. Alergi

Penyebab umum kebotakan lainny adalah alergi. Ini bisa berupa reaksi alergi terhadap sesuatu yang mereka makan atau alergi lingkungan terhadap sesuatu yang bersentuhan dengan kucing.

Dalam kedua kasus, alergi dapat menyebabkan kucing kamu merasa terus-menerus gatal. Hal ini dapat menyebabkan bulu rontok dan bahkan kebotakan. Jika kucing kamu mengalami kebotakan, disertai dengan gejala lain seperti kulit kering atau gatal, ini mungkin akibat dari reaksi alergi.

4. Kurap dan Penyakit Kulit Lainnya

Kurap adalah infeksi jamur yang dapat menyebabkan lesi pada kulit yang berbentuk lingkaran. Ini dapat mempengaruhi sebagian besar mamalia (termasuk manusia) dan sangat menular.

Jika kucing kamu terkena infeksi kurap biasanya akan menyebabkan bulunya rontok di sekitar area yang terinfeksi. Hal ini dapat menyebabkan area kulit yang benar-benar botak atau lapisan rambut yang jelas lebih tipis.

Baca juga: Benarkah Bulu Kucing Sebabkan Keguguran Pada Ibu Hamil? Ini Faktanya

Kesimpulan

Itulah beberapa penyebab bulu kucing botak yang harus kamu waspadai. Masih penasaran dengan masalah bulu kucing botak? Yuk tanyakan langsung pada dokter hewan di aplikasi Hewania. Aplikasi Hewania adalah aplikasi yang menyediakan konsultasi dokter hewan secara online.

Tak hanya konsultasi dokter hewan, kamu juga bisa membaca artikel kesehatan hewan lainnya di aplikasi ini. Tunggu apalagi? Yuk konsultasikan kesehatan hewan kamu lewat aplikasi Hewania!

Writer: Galih Primananda Mulyana

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

hewania
appstore
playstore
Hewania HQ

PT Hewania Solusi Digital

Boulevard Elang Laut Blok D 50, Jl. Pantai Indah Selatan, Penjaringan, Jakarta Utara 14470
+62 812 3000 9607
Anda Dokter Hewan?

Mari Berkolaborasi Mengedukasi Masyarakat Indonesia tentang Kesehatan Hewan!

Daftar Sekarang!