bt_bb_section_bottom_section_coverage_image

KesehatanAnjingKucingCara Mengobati Dermatitis Pada Anjing dan Kucing Secara Alami

April 11, 2022by HEWANIA0

Hewanians, salah satu masalah kesehatan yang banyak terjadi pada anjing dan kucing adalah dermatitis. Kondisi ini dapat diatasi dengan dua cara, baik alami maupun medis. Sudahkah kamu tahu cara mengobati dermatitis pada anjing dan kucing secara alami?

Penyebab Dermatitis Pada Anjing dan Kucing

Anjing dan kucing merupakan salah satu hewan yang dapat hidup berdampingan dengan manusia namun, kesadaran masyarakat untuk merawat kesehatan hewan peliharaan khususnya anjing dan kucing dan memperhatikan pakan peliharaannya masih rendah.

Hal ini berdampak pada banyak anjing dan kucing yang berkeliaran mencari pakan ditempat sampah. Hewan peliharaan yang kekurangan pakan dan pakan yang kualitas rendah akan berdampak terjadinya gangguan kesehatan. 

Salah satu kondisi yang sering terjadi pada anjing adalah dermatitis kompleks. Kasus dermatitis kompleks pada anjing dan kucing dilaporkan sangat tinggi di berbagai daerah di Indonesia.

Hal ini didukung kondisi geografi Indonesia yang beriklim tropis dengan kelembaban tinggi. Dermatitis kompleks adalah peradangan pada kulit yang disebabkan oleh berbagai macam agen dan penyakit bawaan yang terjadi secara bersamaan sehingga ciri-ciri  klinis yang ditunjukkan berupa gabungan klinis dari lesi primer dan lesi sekunder. 

Ciri-ciri Dermatitis Pada Anjing dan Kucing

Anjing dan kucing yang mengalami kelainan kulit primer menunjukkan ciri-ciri klinis berupa:

  • eritema, 
  • makula, 
  • Papula,
  • nodul, dan 
  • pustula. 

Sedangkan anjing dan yang mengalami kelainan kulit sekunder menunjukkan ciri-ciri klinis berupa:

  • alopesia, 
  • kulit bersisik, 
  • hiperkeratosis, 
  • krusta, 
  • pengelupasan dan 
  • masalah warna kulit.

Cara Mengobati Dermatitis Pada Hewan Peliharaan Secara Alami

Selama ini pengobatan dermatitis kompleks pada anjing dan kucing masih menggunakan obat- obatan kimia seperti menggunakan antibiotika: penicillin, tetrasiklin, doxyciklin, ampicilin, amoksisiklin, dan antiparasit seperti ivermectin. 

Obat-obatan tersebut memiliki efek samping yang berbahaya, karena penggunaan obat-obatan seperti antibiotika secara terus menerus dapat menimbulkan efek resistensi terhadap antibiotika sehingga terjadi efek samping yang tidak diharapkan. 

Selain itu penggunaan obat-obatan kimia ini dapat menghasilkan residu yang dapat mencemari lingkungan. Lalu adakah cara mengobati dermatitis pada anjing dan kucing secara alami?

Salah satu obat herbal yang bisa mengatasi dermatitis adalah shampoo ekstrak daun mimba. Tanaman mimba terdapat kandungan bahan aktif yang terbagi kedalam dua golongan, yaitu isoprenoids dan non-isoprenoids

Pada daun mimba bahan aktif terdapat bahan aktif dari sugolongan isoprenoids, seperti diterpenoid, triterpenoid, steroid, protomeliacins, limonoids, gedunin, vilasinin, seperti azadirachtin, nimbin, salanin.

Senyawa gedunin dan azadirachtin dapat digunakan sebagai obat dermatitis kompleks karena mengandung antifungal dan antimalarial. Sedangkan bahan aktif yang ada dari golongan non-isoprenoid, seperti protein/asam amino, polysakarida, sulfur.

Kesembuhan pada kasus dermatitits komplek pada anjing atau kucing yang diterapi dengan shampoo daun mimba disebabkan zat aktif yang terkandung pada daun mimba.

Kandungan yang terdapat dalam tanaman mimba yaitu berupa nimbidin, sodium nimbidate, nimbin, nimbolide, gedunin, azadirachtin, mahmoodin, gallic acid, cylic trisulphide, cyclictetrasulphide. 

Nimbidin berfungsi sebagai anti inflamasi, hipoglikemik, antigastrik ulcer, spermisidal, anti fungal, anti bakteri. Sodium nimbidate berfungsi sebagai anti inflamasi. Nimbin berfungsi sebagai spermisidal.

Nimbolide berfungsi sebagai anti bakterial. Gedunin berfungsi sebagai anti fungal. Azadirachtin berfungsi sebagai antimalarial. Mahmoodin berfungsi sebagai anti bakterial.Gallic acid berfungsi sebagai anti inflamasi dan imunomodulator. Cyclictetrasulphide berfungsi sebagai antifungal.

Ekstrak daun mimba juga mengandung beberapa senyawa aktif seperti alkaloid, flavonoids, triterpenoids, karotenoids, steroids dan keton. Beberapa penelitian telah membuktikan bahwa senyawa alkaloid dan flavonoid memiliki aktivitas sebagai antibakteri.

Penggunaan shampoo daun mimba dapat dijadikan sebagai pengobatan alternatif pada kasus-kasus dermatitis kompleks pada anjing dan kucing, serta memiliki efek samping yang minimal pada penggunaan jangka panjang.

Kesimpulan

Kondisis dermatitis memang bisa dilakukan dengan cara alami, termasuk menggunakan ekstrak daun mimba. Namun, sebelum melakukan hal ini, kamu tetap harus melakukan konsultasi terhadap dokter hewan terlebih dahulu.

Hewania menyediakan konsultasi dokter hewan secara online. Tersedia berbagai pilihan dokter yang bisa kamu pilih. Selain itu, kamu juga bisa mengatur jadwal konsultasi ini secara fleksibel.

Tunggu apalagi? Yuk konsultasikan kesehatan hewan peliharaanmu di Hewania!

Writer: drh. Novendra Sitepu

Editor: Galih Primananda Mulyana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

hewania
Hewania HQ

PT Hewania Solusi Digital

Boulevard Elang Laut Blok D 50, Jl. Pantai Indah Selatan, Penjaringan, Jakarta Utara 14470
+62 812 3000 9607
Anda Dokter Hewan?

Mari Berkolaborasi Mengedukasi Masyarakat Indonesia tentang Kesehatan Hewan!

Daftar Sekarang!