bt_bb_section_bottom_section_coverage_image

5 Cara Merawat Anak Kucing Baru Lahir

Hewanians, merawat anak kucing baru lahir akan sangat berbeda dengan merawat kucing dewasa. Hal ini karena anak kucing baru lahir memiliki kebutuhan yang berbeda dengan kucing dewasa. Lalu, bagaiamana cara merawat anak kucing baru lahir? Yuk simak penjelasannya pada artikel di bawah ini!

Baca Juga: Benarkah Combatrin Baik Untuk Anak Kucing? Simak Penjelasannya

Apa Makanan untuk Anak Kucing Baru Lahir?

Seperti yang diketahui, anak kucing dengan usia dibawah 4 minggu tidak bisa memakan makanan padat, entah itu dry food ataupun makanan kaleng. Untuk memenuhi nutrisinya, anak kucing akan mendapatkannya dari susu induk kucing. 

Nah, jika seandainya anak kucing kamu tidak memiliki induk, maka mereka akan mengandalkan kamu dalam pemenuhan nutrisi. Kamu bisa memberikan mereka makanan pengganti susu anak kucing.

Salah satu hal yang harus kamu perhatikan dalam memberikan anak kucing makanan adalah, jangan pernah memberi mereka susu yang sama dengan susu manusia, termasuk susu sapi. Hal ini karena susu manusia bisa menyebabkan anak kucing menjadi sakit.

Baca Juga: 4 Penyebab Anak Kucing Muntah dan Tidak Nafsu Makan

Cara Merawat Anak Kucing Baru Lahir

Merawat anak kucing yang baru lahir memerlukan perhatian dan kehati-hatian ekstra, karena mereka sangat rentan dan masih tergantung pada ibu kucing untuk bertahan hidup. Berikut adalah beberapa tips untuk merawat anak kucing yang baru lahir:

Dilansir dari Shelter Medicine, ada beberapa cara merawat anak kucing baru lahir yang harus kamu perhatikan, diantaranya adalah:

1. Buat Mereka Tetap Hangat

Anak kucing yang baru lahir sangat rentan terhadap perubahan suhu, sehingga penting untuk memastikan mereka tetap hangat dan nyaman. Berikut adalah beberapa cara untuk membuat anak kucing baru lahir tetap hangat:

  • Tempatkan anak kucing di dalam kotak bersama dengan ibu kucing. Ibu kucing akan memberikan perlindungan dan perhatian pada anak kucing dan memastikan mereka tetap hangat.
  • Gunakan lampu pemanas atau tempat tidur yang memiliki pemanas bawaan untuk membuat tempat anak kucing tetap hangat. Pastikan suhu di sekitar kotak sekitar 30-32 derajat Celsius untuk anak kucing yang baru lahir.
  • Selalu pastikan bahwa lingkungan di sekitar anak kucing bersih dan kering. Kucing baru lahir tidak dapat mengontrol suhu tubuh mereka dengan baik, sehingga kelembaban atau lingkungan yang lembap dapat membuat mereka merasa dingin.
  • Jangan mandikan anak kucing yang baru lahir dengan air karena mereka dapat mengalami hipotermia. Jika ada kotoran pada anak kucing, bersihkan dengan kain lembab atau handuk hangat.
  • Gunakan botol air hangat atau bantal pemanas yang telah dipanaskan di bawah lampu atau di bawah sinar matahari, dan letakkan di dekat kotak anak kucing. Pastikan suhu tidak terlalu panas agar tidak membahayakan anak kucing.
  • Jika ibu kucing tidak tersedia atau tidak mampu merawat anak kucing dengan baik, kamu dapat menggunakan botol susu khusus untuk anak kucing yang baru lahir dan menjaga suhu di sekitar 37 derajat Celsius selama proses pemberian susu.

Ingatlah untuk selalu memantau suhu anak kucing dan lingkungan di sekitarnya untuk memastikan mereka tetap hangat dan nyaman. Jika kamu memiliki kekhawatiran tentang suhu anak kucing atau kondisi kesehatannya, segera hubungi dokter hewan untuk mendapatkan saran lebih lanjut.

2. Memberikan Makanan yang Tepat untuk Anak Kucing

Jika berat badan anak kucing baru lahir terus naik setiap hari, hal ini menjadi  indikasi bahwa diet yang kamu lakukan sudah memenuhi kebutuhan nutrisi anak kucing. 

Untuk memastikannya, timbang anak kucing pada waktu yang sama setiap hari. Hal ini tidak hanya untuk memastikan kenaikan berat badan yang memadai, tetapi juga untuk menghitung jumlah yang harus mereka makan setiap kali makan. 

Anak kucing harus mendapatkan sekitar ½ ons (14 gram) per hari atau 4 ons (113 gram) per minggu.  Jika kamu melihat anak kucing tidak cukup makan dalam sekali makan, tingkatkan frekuensi makan.

Baca Juga: Kenapa Perut Anak Kucing Buncit dan Keras? Ini 4 Penyebabnya

3. Selalu Perhatikan Lingkungan Sekitar Anak Kucing Baru Lahir Bersih dan Higienis

Jangan biarkan mereka terkena debu atau kotoran, dan jaga agar lingkungan tetap hangat dan kering. 

Memastikan lingkungan anak kucing tetap bersih sangat penting untuk kesehatan dan kesejahteraan mereka.  Bersihkan kotak anak kucing secara teratur. Buang semua kotoran dan tempat tidur yang sudah tidak layak pakai dan ganti dengan yang baru. 

Pastikan untuk mencuci kotak dengan air sabun hangat dan bilas sampai bersih sebelum menggantinya. Bersihkan area di sekitar kotak anak kucing secara teratur dengan pembersih khusus untuk hewan peliharaan atau dengan campuran air dan cuka. 

Pastikan untuk membersihkan semua kotoran, urine, dan sisa makanan yang ada di sekitar kotak. Jangan biarkan anak kucing bersentuhan dengan kotoran atau sampah lainnya. Jika anak kucing mengotori dirinya sendiri, bersihkan dengan kain lembab atau tisu basah. Jangan gunakan air sampai anak kucing berusia 4 minggu.

Pastikan ruangan tempat anak kucing berada selalu bersih dan teratur. Bersihkan semua permukaan seperti lantai, meja, dan kursi dengan pembersih umum atau pembersih hewan peliharaan.

Berikan tempat tidur yang bersih dan kering untuk anak kucing. Ganti selimut atau handuk pada tempat tidur anak kucing secara teratur dan bersihkan dengan mesin cuci atau tangan.

Pastikan anak kucing mendapatkan makanan dan minuman yang bersih dan segar. Bersihkan mangkuk makanan dan minuman mereka setiap hari dengan sabun dan air, dan ganti dengan yang baru.

Jangan biarkan anak kucing terkena debu atau bahan kimia berbahaya. Pastikan semua produk pembersih atau zat kimia disimpan di tempat yang aman dan jauh dari jangkauan anak kucing.

4. Jangan Mandikan Anak Kucing yang Baru Lahir

Jangan mandikan anak kucing yang baru lahir dengan air karena mereka dapat mengalami hipotermia. Jika ada kotoran pada anak kucing, bersihkan dengan kain lembab atau handuk hangat.

Anak kucing yang baru lahir belum dapat mengontrol suhu tubuh mereka dengan baik, sehingga mandi dapat menyebabkan hipotermia atau penurunan suhu tubuh yang signifikan. Mandi juga dapat menghilangkan minyak alami yang terdapat pada kulit anak kucing, sehingga membuat mereka rentan terhadap penyakit kulit dan infeksi.

Jika ada kotoran atau bahan asing pada anak kucing, kamu dapat membersihkannya dengan kain lembab atau tisu basah. Jika anak kucing mengalami diare atau masalah pencernaan lainnya, sebaiknya gunakan kain lembab atau tisu basah untuk membersihkannya. Jangan gunakan air atau sabun kecuali jika diperlukan dan disarankan oleh dokter hewan.

5. Selalu Sediakan Air Bersih untuk Anak Kucing Baru Lahir

Air bersih sangat penting bagi kesehatan dan kesejahteraan anak kucing baru lahir. Anak kucing membutuhkan asupan cairan yang cukup untuk menjaga tubuh mereka tetap hidrasi dan untuk membantu fungsi organ tubuh yang sehat. Air juga membantu membersihkan sistem pencernaan dan mencegah sembelit.

Untuk anak kucing yang masih menyusu dari induknya, air biasanya tidak diperlukan karena mereka sudah mendapatkan semua nutrisi dan cairan yang diperlukan dari air susu ibu. Namun, jika kamu memberikan makanan tambahan atau mengenalkan anak kucing pada makanan padat, maka pastikan bahwa anak kucing memiliki akses ke air bersih dan segar setiap saat.

Jika anak kucing terlalu muda atau terlalu lemah untuk minum sendiri dari mangkuk air, kamu dapat memberikan air menggunakan botol pemberian susu atau pipet kecil. Pastikan untuk mengganti air setiap beberapa jam untuk menjaga kebersihan dan kesegarannya.

Pastikan kamu memberikan yang terbaik bagi hewan kesayangan kamu. Salah satu hal penting yang harus dilakukan adalah dengan membawa hewan peliharaan kamu ke klinik hewan secara rutin untuk memeriksakan kesehatannya.

Di klinik hewan, dokter hewan akan melakukan pemeriksaan terhadap hewan peliharaan kamu untuk mengetahui kondisi kesehatannya. Dokter hewan juga dapat memberikan saran dan rekomendasi tentang perawatan yang tepat bagi hewan peliharaan kamu.

Jangan biarkan hewan peliharaan kamu menderita karena tidak mendapatkan perawatan yang tepat. Segera buat janji dengan klinik hewan dan bawa hewan peliharaan kamu untuk diperiksa. 

Jika kamu mencari tempat yang tepat untuk merawat hewan peliharaan kamu, Klinik Hewania adalah pilihan yang tepat untuk kamu!

Klinik Hewania menyediakan berbagai pilihan dokter hewan yang berkualitas, siap memberikan perawatan terbaik untuk hewan peliharaan kamu. Klinik Hewania menawarkan berbagai jenis layanan, mulai dari pemeriksaan rutin hingga perawatan spesialis.

Jadi, tunggu apalagi? Segera buat janji dengan Klinik Hewania untuk merawat hewan peliharaan kamu dan pastikan bahwa mereka mendapatkan perawatan yang terbaik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

hewania
appstore
playstore
Hewania HQ

PT Hewania Solusi Digital

Boulevard Elang Laut Blok D 50, Jl. Pantai Indah Selatan, Penjaringan, Jakarta Utara 14470
+62 812 3000 9607
Anda Dokter Hewan?

Mari Berkolaborasi Mengedukasi Masyarakat Indonesia tentang Kesehatan Hewan!

Daftar Sekarang!