bt_bb_section_bottom_section_coverage_image

Ini Alasan Kenapa Kucing Batuk!

September 12, 2023by Galih Primananda0

Hewanians, ada beberapa alasan kenapa kucing bisa batuk, dan pemahaman mengenai penyebab-penyebab ini dapat membantu pemilik kucing merawat hewan peliharaan mereka dengan lebih baik.

Yuk ketahui beberapa alasan kenapa kucing batuk pada artikel di bawah ini!

Apakah Kucing Benar-benar Bisa Batuk?

Ya, kucing bisa mengalami batuk. Meski begitu, frekuensi batuk kucing terjadi tidak sesering seperti pada hewan lainnya. Muntah atau tersedak, termasuk  batuk “hair ball””, sering kali disalah artikan sebagai batuk saluran pernapasan pada kucing.

Batuk pada kucing adalah refleks pernapasan yang terjadi ketika saluran pernapasan mereka teriritasi.  Batuk pada kucing bisa menjadi tanda adanya masalah kesehatan, seperti infeksi saluran pernapasan, asma, penyakit jantung, atau kondisi lainnya.

Pemahaman mengenai penyebab batuk pada kucing penting agar pemilik kucing dapat mencari perawatan yang tepat jika diperlukan.

Alasan Kenapa Kucing Batuk

Menurut VCA Hospitals, pada kucing, batuk paling sering merupakan tanda adanya masalah peradangan pada saluran pernapasan bagian bawah, terutama beberapa bentuk bronkitis.

Peradangan ini sering kali disebabkan oleh infeksi, terutama virus seperti rhinotracheitis virus kucing, atau bakteri seperti Bordetella.

Cacing parasit, terutama cacing jantung, mungkin bisa menyebabkan batuk dan masalah pernafasan pada beberapa kasus.

Alergi juga bisa menyebabkan batuk. Selain itu, adanya benda asing (seperti rumput yang terhirup) di saluran napas, atau iritasi akibat cairan atau gas yang terhirup juga bisa menyebabkan kucing batuk.

Cara Mengatasi Kucing Batuk

Cara mengobati kucing yang sedang batuk bergantung pada penyebab batuknya, oleh karena itu, segera konsultasikan dengan dokter hewan untuk mendapatkan diagnosis yang tepat.

Dalam beberapa situasi, dokter hewan mungkin akan merekomendasikan pemeriksaan pencitraan diagnostik guna mengidentifikasi penyebab batuk secara lebih detail.

Pengobatan umum untuk kasus batuk pada kucing melibatkan penggunaan berbagai jenis obat, seperti antibiotik seperti doksisiklin atau enrofloxacin untuk mengatasi infeksi saluran pernapasan atau pneumonia.

Selain itu, steroid seperti prednisolon bisa digunakan untuk mengobati bronkitis kronis, polip, atau kondisi peradangan lainnya. Untuk cacing paru, penggunaan antiparasit seperti fenbendazole melalui oral atau imidacloprid/moxidectin yang dioleskan pada kulit mungkin diperlukan sesuai dengan rekomendasi dokter hewan,

Kamu bisa melakukan konsultasi dokter hewan secara online lewat aplikasi Hewania. Aplikasi Hewania menyediakan berbagai fitur dan layanan yang membantu kamu merawat hewan peliharaan secara lebih baik.

Mulai dari penjadwalan kunjungan ke dokter hewan, memberikan saran tentang diet dan nutrisi yang tepat, hingga artikel kesehatan-kesehatan menarik yang membantu menjaga kesehatan hewan peliharaan kamu.

Jadi, tunggu apa lagi? Jadilah bagian dari komunitas Hewania dan nikmati kemudahan dalam merawat hewan peliharaan kamu dengan aplikasi yang tepat.

Unduh sekarang di Google Play atau App Store dan bergabunglah dengan ribuan pemilik hewan peliharaan yang merasa puas dengan aplikasi Hewania.

Jangan biarkan kesehatan hewan peliharaanmu terabaikan, mulailah merawat mereka dengan lebih baik hari ini!

Leave a Reply

hewania
appstore
playstore
Hewania HQ

PT Hewania Solusi Digital

Boulevard Elang Laut Blok D 50, Jl. Pantai Indah Selatan, Penjaringan, Jakarta Utara 14470
+62 812 3000 9607
Anda Dokter Hewan?

Mari Berkolaborasi Mengedukasi Masyarakat Indonesia tentang Kesehatan Hewan!

Daftar Sekarang!