bt_bb_section_bottom_section_coverage_image

Jangan Panik! Ini Cara Mengatasi Kucing Kejang Keracunan

December 5, 2023by Galih Primananda0

Kehadiran kucing di rumah seringkali memberikan kebahagiaan dan keceriaan bagi pemiliknya. Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa kucing, seperti manusia, dapat mengalami situasi darurat kesehatan yang memerlukan perhatian cepat dan tepat.

Salah satu kondisi yang dapat terjadi adalah kucing mengalami kejang keracunan. Kondisi ini perlu segera diatasi agar kesehatan kucing tidak semakin memburuk.

Lalu bagaimana caranya? Yuk ketahui tips mengatasi kucing kejang keracunan pada artikel dibawah ini!

Apa itu Kejang pada Kucing?

Dilansir dari Smart Door Vet, Kejang pada kucing ditandai dengan lonjakan tiba-tiba aktivitas otot yang tidak terkendali. Kondisi ini dapat bertahan hanya beberapa detik atau hingga beberapa menit, dengan beberapa bahkan bertahan selama berjam-jam. Mereka disebabkan oleh gangguan sementara pada fungsi normal otak.

Penyebab Kejang pada Kucing

Kejang pada kucing dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Beberapa penyebab umum termasuk:

  • Epilepsi: Kucing dapat mengalami epilepsi, sebuah gangguan saraf yang menyebabkan kejang berulang tanpa penyebab yang jelas.
  • Keracunan: Paparan terhadap zat-zat beracun seperti pestisida, tanaman beracun, atau makanan tertentu dapat menyebabkan kejang pada kucing.
  • Hipoglikemia: Kekurangan gula darah dapat menjadi pemicu kejang pada kucing. Ini bisa terjadi karena masalah dengan metabolisme glukosa atau karena kondisi medis tertentu.
  • Trauma Kepala: Cedera kepala serius bisa memicu kejang. Ini dapat terjadi akibat kecelakaan atau insiden traumatis lainnya.
  • Masalah Hati atau Ginjal: Penyakit hati atau ginjal yang serius dapat mempengaruhi kesehatan umum kucing dan menyebabkan kejang.
  • Infeksi: Beberapa infeksi, seperti penyakit menular kucing (Feline Infectious Peritonitis – FIP), dapat memicu kejang sebagai salah satu gejalanya.
  • Kelainan Metabolik: Masalah dengan regulasi garam, seperti hiponatremia atau hiperkalemia, dapat menyebabkan gangguan neurologis termasuk kejang.
  • Tumor Otak: Tumor otak atau lesi di otak juga dapat menjadi penyebab kejang pada kucing.

Jika kucing mengalami kejang, sangat penting untuk segera mencari perhatian medis dari dokter hewan. Penyebabnya mungkin memerlukan diagnosis dan pengobatan yang tepat untuk memastikan kesehatan kucing.

Cara Mengatasi Kucing Kejang Keracunan

Seperti yang sudah disebutkan diatas, keracunan bisa jadi penyebab kejang pada kucing. Lalu bagaimana cara mengatasi kucing kejang keracunan? Yuk simak tipsnya dibawah ini!

Jika kamu menduga kucing mengalami kejang akibat keracunan, segera lakukan langkah-langkah berikut:

Hubungi Dokter Hewan

Langkah pertama yang paling penting untuk menolong kucing kejang keracunan adalah segera menghubungi dokter hewan. Berikan informasi detail tentang gejala, termasuk jenis keracunan yang mungkin terjadi.

Hindari Zat Beracun

Hindari atau singkirkan zat beracun dari lingkungan kucing. Pastikan kucing tidak memiliki akses lagi ke sumber potensial keracunan.

Cuci atau Bersihkan Kucing

Jika keracunan disebabkan oleh zat yang ada di bulu atau kaki kucing, cuci kucing dengan lembut menggunakan air hangat dan sabun ringan.

Ini dapat membantu kucing kejang keracunan.

Jangan Berikan Obat Sendiri

Hindari memberikan obat atau ramuan apa pun tanpa berkonsultasi dengan dokter hewan. Beberapa zat yang aman bagi manusia bisa berbahaya bagi kucing.

Observasi Gejala

Amati gejala kejang dan catat informasi yang mungkin berguna bagi dokter hewan, seperti jenis dan jumlah zat yang mungkin dikonsumsi.

Bawa ke Dokter Hewan

Segera bawa kucing ke dokter hewan untuk evaluasi lebih lanjut. Dokter hewan akan melakukan pemeriksaan fisik, mungkin tes darah, dan memberikan perawatan yang sesuai.

Apalagi jika kejang-kejang pada kucing kamu berlangsung lama.

Perawatan Medis

Perawatan medis pada kucing kejang keracunan akan bergantung pada jenis keracunan dan tingkat keparahannya. Kucing mungkin memerlukan terapi detoksifikasi, cairan intravena, atau pengobatan lainnya.

Tindak Lanjut

Ikuti petunjuk dokter hewan mengenai perawatan dan pemantauan selanjutnya. Beberapa kasus keracunan mungkin memerlukan pemantauan intensif dan tindak lanjut perawatan.

Penting untuk bertindak cepat dan mendapatkan bantuan medis profesional. Keracunan dapat sangat serius dan mengancam nyawa, jadi penanganan segera oleh dokter hewan sangat diperlukan.

Catatan: Artikel di atas adalah untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran medis mengenai kesehatan hewan peliharaan. Selalu konsultasikan pada dokter hewan perihal kesehatan hewan kesayangan kamu. Kamu bisa melakukan konsultasi dokter hewan dengan dokter hewan berpengalaman dan resmi secara online disini!

 

 

Leave a Reply

hewania
appstore
playstore
Hewania HQ

PT Hewania Solusi Digital

Boulevard Elang Laut Blok D 50, Jl. Pantai Indah Selatan, Penjaringan, Jakarta Utara 14470
+62 812 3000 9607
Anda Dokter Hewan?

Mari Berkolaborasi Mengedukasi Masyarakat Indonesia tentang Kesehatan Hewan!

Daftar Sekarang!